Bukan Sekadar Pekerjaan, 12 Tahun Aida Merias Wajah Jenazah dengan Penuh Empati

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bagi sebagian banyak orang, berhadapan dengan jenazah menjadi sesuatu yang menakutkan. Namun bagi Aida, perempuan berusia 38 tahun hal tersebut justru telah menjadi bagian dari kehidupannya sehari hari.

Dengan penuh ketelitian dan ketenangan, ia merawat serta merias jenazah sebelum keluarga memberikan penghormatan terakhir. Dalam menjalankan pekerjaannya itu, Aida terkadang dibantu oleh adik kandung

Baginya, menjadi make up artist (MUA)  jenazah bukan hanya tentang kemampuan merias wajah saja. Pekerjaan ini perlu membutuhkan kesabaran, ketenangan, ketelitian, dan yang tak kalah penting adalah empati.

“Selama 12 tahun menekuni profesi sebagai MUA atau perias jenazah, saya tidak jarang mendapat panggilan dari keluarga yang membutuhkan jasa. Salah satunya melalui Pelayanan Duka Tabitha di Palangka Raya,” ungkapnya saat dibincangi Prokalteng.co, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga :  Bukit Rawi Kembali Banjir, Hati-Hati Kondisi Jalan Berlubang

Karena di balik setiap jenazah yang dirawat, menurutnya ada keluarga yang sedang berada dalam suasana duka. Karena itu, setiap proses dilakukan dengan penuh hati – hati dan penghormatan. Aida terus berusaha memberikan perawatan terbaik, agar keluarga dapat melepas kepergian orang yang mereka cintai dengan lebih tenang.

Bagi Aida, pekerjaan ini bukan tentang gengsi. Ia hanya ingin mencari rezeki dengan cara yang benar, menghidupi keluarga, membiayai pendidikan anak-anak, sekaligus perlahan menata masa depan.

Selama 12 tahun, tangannya telah memberikan sentuhan terakhir sebelum jenazah disemayamkan dan mendapat penghormatan terakhir. Dari pekerjaan yang bagi sebagian orang terasa berat, Aida justru menemukan makna tentang ketulusan, tanggung jawab, dan arti bekerja untuk keluarga. Sebab, di balik setiap wajah yang ia rawat, ada kisah kehidupan yang telah selesai. Di balik pekerjaannya itu, ada kehidupan keluarganya yang terus ia perjuangkan. (jef)

Baca Juga :  Keluarga-Keluarga Kampang

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bagi sebagian banyak orang, berhadapan dengan jenazah menjadi sesuatu yang menakutkan. Namun bagi Aida, perempuan berusia 38 tahun hal tersebut justru telah menjadi bagian dari kehidupannya sehari hari.

Dengan penuh ketelitian dan ketenangan, ia merawat serta merias jenazah sebelum keluarga memberikan penghormatan terakhir. Dalam menjalankan pekerjaannya itu, Aida terkadang dibantu oleh adik kandung

Baginya, menjadi make up artist (MUA)  jenazah bukan hanya tentang kemampuan merias wajah saja. Pekerjaan ini perlu membutuhkan kesabaran, ketenangan, ketelitian, dan yang tak kalah penting adalah empati.

Electronic money exchangers listing

“Selama 12 tahun menekuni profesi sebagai MUA atau perias jenazah, saya tidak jarang mendapat panggilan dari keluarga yang membutuhkan jasa. Salah satunya melalui Pelayanan Duka Tabitha di Palangka Raya,” ungkapnya saat dibincangi Prokalteng.co, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga :  Bukit Rawi Kembali Banjir, Hati-Hati Kondisi Jalan Berlubang

Karena di balik setiap jenazah yang dirawat, menurutnya ada keluarga yang sedang berada dalam suasana duka. Karena itu, setiap proses dilakukan dengan penuh hati – hati dan penghormatan. Aida terus berusaha memberikan perawatan terbaik, agar keluarga dapat melepas kepergian orang yang mereka cintai dengan lebih tenang.

Bagi Aida, pekerjaan ini bukan tentang gengsi. Ia hanya ingin mencari rezeki dengan cara yang benar, menghidupi keluarga, membiayai pendidikan anak-anak, sekaligus perlahan menata masa depan.

Selama 12 tahun, tangannya telah memberikan sentuhan terakhir sebelum jenazah disemayamkan dan mendapat penghormatan terakhir. Dari pekerjaan yang bagi sebagian orang terasa berat, Aida justru menemukan makna tentang ketulusan, tanggung jawab, dan arti bekerja untuk keluarga. Sebab, di balik setiap wajah yang ia rawat, ada kisah kehidupan yang telah selesai. Di balik pekerjaannya itu, ada kehidupan keluarganya yang terus ia perjuangkan. (jef)

Baca Juga :  Keluarga-Keluarga Kampang

Terpopuler

Artikel Terbaru