PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi dua jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Minggu (4/10/2026).
Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, pencarian dilakukan sejak dini hari oleh Tim SAR Gabungan yang berangkat dari Pangkalan Bun menuju lokasi kejadian.
“Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi pencarian pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di koordinat 3°53’61,58” LS dan 111°83’29,21” BT. Sementara jenazah kedua ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB di koordinat 3°54’01,50” LS dan 111°85’35,68” BT.
Dony menjelaskan, kedua jenazah ditemukan di perairan Tanjung Puting dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan untuk selanjutnya dibawa ke darat guna proses identifikasi.
“Setelah ditemukan, kedua jenazah segera dievakuasi dan dibawa menuju Pelabuhan Panglima Utar di Kecamatan Kumai untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Dia menambahkan, sekitar pukul 14.00 WIB tim SAR meninggalkan lokasi pencarian dan bergerak menuju Pelabuhan Panglima Utar. Tim tiba di pelabuhan pada pukul 20.51 WIB.
Selanjutnya, pada pukul 21.15 WIB, kedua jenazah diberangkatkan menuju Sampit menggunakan mobil operasional Basarnas Kobar. Dari Sampit, proses pengantaran jenazah dilakukan secara estafet menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
“Kedua jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi, sehingga identitas korban dapat dipastikan,” ungkap Dony.
Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya yang diduga masih belum ditemukan. Aparat juga terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait guna mempercepat proses pencarian dan identifikasi korban kecelakaan laut tersebut. (adr)


