Pemkab Lamandau Usulkan Bandara dan Gudang Logistik untuk Perkuat Penanganan Karhutla

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mematangkan langkah penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan di kawasan Bandara Desa Guci dan Batu Kotam.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan, dukungan Pemerintah Pusat diperlukan untuk memperkuat sarana penanggulangan karhutla di wilayah tersebut.

“Karakteristik wilayah Kabupaten Lamandau yang memiliki kawasan hutan dan lahan cukup luas menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan mitigasi, kesiapsiagaan, hingga mobilisasi personel dan peralatan,” ujar Rizky Aditya Putra saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/9/2026).

Untuk membahas kebutuhan tersebut, Pemkab Lamandau telah mengajukan permohonan audiensi resmi kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia di Jakarta.

Baca Juga :  Berjibaku di Tengah Karhutla Petuk Katimpun, Anggota Satpol PP Sesak Napas dan Nyaris Pingsan

Rizky mengungkapkan, pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan menjadi salah satu agenda strategis yang akan dibahas dalam audiensi tersebut.

“Salah satu upaya yang kami pandang strategis adalah pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan pada lahan di kawasan Bandara Desa Guci dan Batu Kotam,” kata Rizky.

Menurutnya, keberadaan kedua fasilitas tersebut sangat vital untuk menunjang kecepatan penanganan bencana, terutama dalam menghadapi kondisi wilayah Lamandau yang memiliki kawasan hutan dan lahan cukup luas.

Electronic money exchangers listing

“Bandara dapat mendukung mobilisasi personel dan peralatan secara lebih cepat, sedangkan gudang logistik berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan distribusi kebutuhan tanggap darurat,” tandasnya.

Baca Juga :  Sampaikan Empat Tuntutan, Aksi Demo di Polda Kalteng Bertahan Hingga Malam

Selain membahas pembangunan infrastruktur, Pemkab Lamandau juga berencana melakukan pemetaan risiko karhutla bersama BNPB. Evaluasi terhadap kebutuhan sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga akan menjadi bagian dari pembahasan tersebut. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus mematangkan langkah penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan di kawasan Bandara Desa Guci dan Batu Kotam.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan, dukungan Pemerintah Pusat diperlukan untuk memperkuat sarana penanggulangan karhutla di wilayah tersebut.

“Karakteristik wilayah Kabupaten Lamandau yang memiliki kawasan hutan dan lahan cukup luas menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan mitigasi, kesiapsiagaan, hingga mobilisasi personel dan peralatan,” ujar Rizky Aditya Putra saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/9/2026).

Electronic money exchangers listing

Untuk membahas kebutuhan tersebut, Pemkab Lamandau telah mengajukan permohonan audiensi resmi kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia di Jakarta.

Baca Juga :  Berjibaku di Tengah Karhutla Petuk Katimpun, Anggota Satpol PP Sesak Napas dan Nyaris Pingsan

Rizky mengungkapkan, pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan menjadi salah satu agenda strategis yang akan dibahas dalam audiensi tersebut.

“Salah satu upaya yang kami pandang strategis adalah pembangunan dan pengembangan fasilitas bandara serta gudang logistik kebencanaan pada lahan di kawasan Bandara Desa Guci dan Batu Kotam,” kata Rizky.

Menurutnya, keberadaan kedua fasilitas tersebut sangat vital untuk menunjang kecepatan penanganan bencana, terutama dalam menghadapi kondisi wilayah Lamandau yang memiliki kawasan hutan dan lahan cukup luas.

“Bandara dapat mendukung mobilisasi personel dan peralatan secara lebih cepat, sedangkan gudang logistik berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan distribusi kebutuhan tanggap darurat,” tandasnya.

Baca Juga :  Sampaikan Empat Tuntutan, Aksi Demo di Polda Kalteng Bertahan Hingga Malam

Selain membahas pembangunan infrastruktur, Pemkab Lamandau juga berencana melakukan pemetaan risiko karhutla bersama BNPB. Evaluasi terhadap kebutuhan sarana dan prasarana penanggulangan bencana juga akan menjadi bagian dari pembahasan tersebut. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru