PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kawasan permukiman di Kota Palangka Raya. Api yang membakar lahan di Jalan Danau Rangas Ujung, Kelurahan Bukit Tunggal, Sabtu (1/8/2026), sempat memicu kekhawatiran warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan melalui Call Center 112 sehingga kobaran api tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.48 WIB.
“Setelah menerima laporan, Tim Piket Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian. Petugas segera melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke kawasan permukiman warga,” ujarnya.
Menurut Alfrianto, proses pemadaman dilakukan hingga api benar-benar terkendali. Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan.
“Operasi pemadaman mendapat dukungan dari TNI, Polri, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, TSAK Bukit Tunggal, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar). Berkat kerja sama seluruh personel, kebakaran berhasil dipadamkan dan penanganan selesai pada pukul 11.20 WIB,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Disdamkarmat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api membesar,” pungkas Alfrianto. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kawasan permukiman di Kota Palangka Raya. Api yang membakar lahan di Jalan Danau Rangas Ujung, Kelurahan Bukit Tunggal, Sabtu (1/8/2026), sempat memicu kekhawatiran warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan melalui Call Center 112 sehingga kobaran api tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.48 WIB.
“Setelah menerima laporan, Tim Piket Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian. Petugas segera melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke kawasan permukiman warga,” ujarnya.
Menurut Alfrianto, proses pemadaman dilakukan hingga api benar-benar terkendali. Operasi tersebut melibatkan sejumlah unsur gabungan.
“Operasi pemadaman mendapat dukungan dari TNI, Polri, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, TSAK Bukit Tunggal, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar). Berkat kerja sama seluruh personel, kebakaran berhasil dipadamkan dan penanganan selesai pada pukul 11.20 WIB,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Disdamkarmat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api membesar,” pungkas Alfrianto. (jef)