Ucapan Dianggap Candaan, IRT di Astambul Nekat Bundir usai Curhat Ekonomi

PROKALTENG.CO-Ucapan ingin mengakhiri hidup dengan bunuh diri (bundir) yang sempat dianggap candaan berujung tragis. Seorang ibu rumah tangga di Desa Sungai Tuan Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, ditemukan meninggal dunia di kediamannya, Senin (30/3) sore.

Peristiwa itu dilaporkan warga ke Polsek Astambul sekitar pukul 14.20 Wita. Petugas yang dipimpin langsung Kapolsek segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui bernama Rahmawati, 31, warga setempat. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama suami dan dua orang lainnya.

Kapolres Banjar AKBP Fadli melalui Plt Kasi Humas Iptu Rifani menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat berkumpul dan berbincang santai bersama orang-orang di rumah tersebut.

Baca Juga :  Dishub Kalsel Fasilitasi Bus Tayo Gratis selama Enam Hari di Momen 5 Rajab Sekumpul

“Dalam percakapan itu, korban sempat mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup,” ungkap Rifani saat dikonfirmasi, Senin malam.

Namun, ucapan tersebut tidak ditanggapi serius. Beberapa saat kemudian, korban ditinggal sendirian di ruang tengah.

Sekitar lima menit berselang, suami korban yang berada tidak jauh dari lokasi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung. Upaya pertolongan sempat dilakukan dengan menurunkan korban.

Electronic money exchangers listing

“Korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan, namun tidak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia,” kata Rifani.

Hasil olah TKP oleh Unit Inafis Polres Banjar menunjukkan adanya bekas jeratan di leher korban. (jpg)

 

PROKALTENG.CO-Ucapan ingin mengakhiri hidup dengan bunuh diri (bundir) yang sempat dianggap candaan berujung tragis. Seorang ibu rumah tangga di Desa Sungai Tuan Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, ditemukan meninggal dunia di kediamannya, Senin (30/3) sore.

Peristiwa itu dilaporkan warga ke Polsek Astambul sekitar pukul 14.20 Wita. Petugas yang dipimpin langsung Kapolsek segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui bernama Rahmawati, 31, warga setempat. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama suami dan dua orang lainnya.

Electronic money exchangers listing

Kapolres Banjar AKBP Fadli melalui Plt Kasi Humas Iptu Rifani menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat berkumpul dan berbincang santai bersama orang-orang di rumah tersebut.

Baca Juga :  Dishub Kalsel Fasilitasi Bus Tayo Gratis selama Enam Hari di Momen 5 Rajab Sekumpul

“Dalam percakapan itu, korban sempat mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup,” ungkap Rifani saat dikonfirmasi, Senin malam.

Namun, ucapan tersebut tidak ditanggapi serius. Beberapa saat kemudian, korban ditinggal sendirian di ruang tengah.

Sekitar lima menit berselang, suami korban yang berada tidak jauh dari lokasi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung. Upaya pertolongan sempat dilakukan dengan menurunkan korban.

“Korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan, namun tidak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia,” kata Rifani.

Hasil olah TKP oleh Unit Inafis Polres Banjar menunjukkan adanya bekas jeratan di leher korban. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru