NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kecelakaan maut adu banteng terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Senin pagi (23/3/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden di hari ketiga Idulfitri ini merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor berinisial D (50).
Korban diketahui sedang dalam perjalanan ziarah ke makam mertuanya di Sampit saat kecelakaan terjadi. Nahas, di lokasi kejadian, motor yang dikendarainya bertabrakan langsung dengan mobil pikap ganda hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Kasat Lantas AKP Susanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Hilux hitam (KH 8048 GP) yang dikemudikan M (26) melaju dari arah Pangkalan Bun menuju PT MMIL di Desa Batu Tunggal. Setibanya di dekat SPBU Sp.5 Sematu Jaya, pengemudi berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
“Saat mobil masih di jalur kanan untuk menyalip, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Yamaha Byson (KH 3160 GA) yang dikendarai korban dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan tidak bisa dihindari,” jelas AKP Susanto.
Benturan keras membuat korban D meninggal dunia di lokasi. Sementara pengemudi mobil dan penumpangnya hanya mengalami luka lecet di tangan akibat dampak ledakan airbag.
Seluruh korban langsung dievakuasi warga bersama petugas ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau untuk penanganan lebih lanjut.
Saat kejadian, kondisi jalan beraspal lurus dengan turunan ringan dan arus lalu lintas relatif sepi di pagi hari yang cerah.
Satlantas Polres Lamandau telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan ke kantor unit laka. Proses penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi mengingatkan pengguna jalan agar tidak memaksakan diri saat menyalip, terutama di momen arus mudik dan balik Lebaran yang rawan kecelakaan. (bib)


