PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang perempuan berinisial CK (48) menjadi korban penjambretan kalung emas di Jalan Keluarga, kawasan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Rabu (17/6/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp40 juta.
CK menuturkan, sebelum kejadian dirinya baru saja membeli nasi kuning dan ayam di Jalan RTA Milono. Setelah itu ia berjalan pulang seorang diri menuju rumahnya.
Ketika hampir sampai rumah, korban melihat dua orang berboncengan sepeda motor mendekat dari arah belakang. Namun, ia tidak menaruh curiga karena mengira keduanya hanya warga yang melintas seperti biasa.
“Saya tidak mengira sama sekali. Saya kira orang lewat seperti biasa,” ujarnya saat disambangi media.
Menurut pengakuan CK, kedua pelaku sempat berhenti di kawasan tempat tinggalnya yang saat itu dalam kondisi sepi. Tiba-tiba salah satu pelaku yang duduk di belakang turun dan langsung menarik kalung emas yang dikenakannya dari arah belakang.
Korban mengaku tidak sempat melakukan perlawanan karena aksi pelaku berlangsung sangat cepat. Setelah berhasil merampas kalung tersebut, pelaku langsung naik kembali ke sepeda motor dan kabur dari lokasi.
“Saya sempat teriak maling, tapi tidak ada tetangga yang keluar karena suasana masih sepi,” katanya.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang perempuan berinisial CK (48) menjadi korban penjambretan kalung emas di Jalan Keluarga, kawasan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Rabu (17/6/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp40 juta.
CK menuturkan, sebelum kejadian dirinya baru saja membeli nasi kuning dan ayam di Jalan RTA Milono. Setelah itu ia berjalan pulang seorang diri menuju rumahnya.
Ketika hampir sampai rumah, korban melihat dua orang berboncengan sepeda motor mendekat dari arah belakang. Namun, ia tidak menaruh curiga karena mengira keduanya hanya warga yang melintas seperti biasa.
“Saya tidak mengira sama sekali. Saya kira orang lewat seperti biasa,” ujarnya saat disambangi media.
Menurut pengakuan CK, kedua pelaku sempat berhenti di kawasan tempat tinggalnya yang saat itu dalam kondisi sepi. Tiba-tiba salah satu pelaku yang duduk di belakang turun dan langsung menarik kalung emas yang dikenakannya dari arah belakang.
Korban mengaku tidak sempat melakukan perlawanan karena aksi pelaku berlangsung sangat cepat. Setelah berhasil merampas kalung tersebut, pelaku langsung naik kembali ke sepeda motor dan kabur dari lokasi.
“Saya sempat teriak maling, tapi tidak ada tetangga yang keluar karena suasana masih sepi,” katanya.