Ricuh di Konser Hijau Daun Bazar Lamandau 2026: Pengunjung Adu Jotos, Situasi Sempat Mencekam

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pelaksanaan Bazar Lamandau 2026 yang seharusnya menjadi hiburan rakyat justru dinodai oleh aksi tidak terpuji sekelompok pemuda. Kericuhan pecah di tengah penampilan Dide ‘Hijau Daun’ di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Jumat (10/4/2026) malam.

Alih-alih menikmati alunan musik, sejumlah penonton justru terlibat perkelahian sengit di tengah kerumunan. Kondisi ini sontak membuat pengunjung lain merasa risih, terganggu, dan ketakutan.

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengunjung yang datang untuk mencari hiburan. Rinto, salah satu warga yang hadir menyayangkan sikap para pemuda yang tidak bisa menjaga ketertiban itu. Menurutnya, keributan tersebut diduga kuat akibat pengaruh alkohol.

“Kacau, masa acara seperti ini selalu ada yang berkelahi. Itulah akibat terpengaruh minuman keras. Jadi busau ngeracau (mabuk dan meracau),” ujar Rinto dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Saksi Tertekan oleh Atasan, Keterangannya Tidak Benar

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah ditemukannya senjata tajam (sajam) dari tangan oknum yang berhasil diamankan. Berdasarkan informasi di lapangan, petugas sempat mengamankan pelaku yang kedapatan membawa benda tajam berbahaya.

“Tadi setelah ada yang diamankan, kabarnya ada yang membawa gunting atau pisau. Masih anak-anak padahal. Ngeri kalau sampai ada korban jiwa,” tambah Rinto.

Suasana mencekam ternyata tidak berakhir di area panggung. Tak lama setelah musik usai, keributan kembali terjadi di area jalan raya. Saksi mata menyebutkan sempat terjadi ketegangan yang melibatkan sebuah mobil pribadi.

Electronic money exchangers listing

“Tadi saya lihat mobil Brio berwarna putih,  diduga membawa senjata tajam jenis parang yang diacungkannya dan sempat bersitegang dengan kelompok pemuda lain sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi,” ujar Rinto lagi.

Baca Juga :  Memalukan! Final Turnamen Futsal di Lamandau Berujung Adu Jotos

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait detail kejadian serta tindak lanjut terhadap para pelaku yang diamankan. Warga berharap pengamanan di hari terakhir pelaksanaan Bazar Lamandau dapat lebih ditingkatkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pelaksanaan Bazar Lamandau 2026 yang seharusnya menjadi hiburan rakyat justru dinodai oleh aksi tidak terpuji sekelompok pemuda. Kericuhan pecah di tengah penampilan Dide ‘Hijau Daun’ di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Jumat (10/4/2026) malam.

Alih-alih menikmati alunan musik, sejumlah penonton justru terlibat perkelahian sengit di tengah kerumunan. Kondisi ini sontak membuat pengunjung lain merasa risih, terganggu, dan ketakutan.

Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengunjung yang datang untuk mencari hiburan. Rinto, salah satu warga yang hadir menyayangkan sikap para pemuda yang tidak bisa menjaga ketertiban itu. Menurutnya, keributan tersebut diduga kuat akibat pengaruh alkohol.

Electronic money exchangers listing

“Kacau, masa acara seperti ini selalu ada yang berkelahi. Itulah akibat terpengaruh minuman keras. Jadi busau ngeracau (mabuk dan meracau),” ujar Rinto dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Saksi Tertekan oleh Atasan, Keterangannya Tidak Benar

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah ditemukannya senjata tajam (sajam) dari tangan oknum yang berhasil diamankan. Berdasarkan informasi di lapangan, petugas sempat mengamankan pelaku yang kedapatan membawa benda tajam berbahaya.

“Tadi setelah ada yang diamankan, kabarnya ada yang membawa gunting atau pisau. Masih anak-anak padahal. Ngeri kalau sampai ada korban jiwa,” tambah Rinto.

Suasana mencekam ternyata tidak berakhir di area panggung. Tak lama setelah musik usai, keributan kembali terjadi di area jalan raya. Saksi mata menyebutkan sempat terjadi ketegangan yang melibatkan sebuah mobil pribadi.

“Tadi saya lihat mobil Brio berwarna putih,  diduga membawa senjata tajam jenis parang yang diacungkannya dan sempat bersitegang dengan kelompok pemuda lain sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi,” ujar Rinto lagi.

Baca Juga :  Memalukan! Final Turnamen Futsal di Lamandau Berujung Adu Jotos

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait detail kejadian serta tindak lanjut terhadap para pelaku yang diamankan. Warga berharap pengamanan di hari terakhir pelaksanaan Bazar Lamandau dapat lebih ditingkatkan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru