PROKALTENG.CO – Warga Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di areal perkebunan kelapa sawit Desa Tangar, Rabu (3/6/2026).
Korban diketahui bernama Noryasin (33), warga Desa Lampuyang, yang ditemukan dengan sejumlah luka serius yang diduga akibat tindak pembunuhan.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dengan kedua tangan terbuka.
Pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka serius di tubuh korban. Polisi menemukan luka robek pada bagian dada kiri, luka tusuk di area perut, serta luka pada bagian belakang leher.
Temuan tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi setelah mendapat kabar adanya mayat di area perkebunan. Tak lama kemudian, personel Polsek Mentaya Hulu tiba dan langsung memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Di sekitar lokasi penemuan jasad, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dua unit sepeda motor, masing-masing Yamaha NMax berwarna hijau dan Honda Supra Revo hitam tanpa pelat nomor, ditemukan tidak jauh dari posisi korban. Selain itu, terdapat sepasang sandal hitam, sebuah pisau kecil, serta kunci kontak kendaraan.
Kondisi TKP yang berada di tengah areal perkebunan sawit membuat proses pemeriksaan berlangsung cukup hati-hati. Polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan berbagai barang yang ditemukan di sekitar jasad untuk kepentingan penyelidikan.
Camat Mentaya Hulu, Edison, membenarkan bahwa kematian Noryasin sedang ditangani sebagai kasus dugaan pembunuhan.
“Iya benar. Itu kasus pembunuhan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Menurut Edison, korban sehari-hari bekerja di kawasan perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut. Namun, hingga kini aparat masih mendalami motif dan pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Untuk terduga pelakunya masih belum diketahui apakah memang warga di sana atau hanya bekerja di sana,” katanya.
Meski demikian, berdasarkan informasi yang diterimanya dari kepolisian, penyidik disebut telah mengantongi sejumlah petunjuk penting untuk mengungkap pelaku.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan ditangani sebagai dugaan tindak pidana pembunuhan. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sembari menunggu hasil penyidikan resmi. (mif/kpg)


