28.4 C
Jakarta
Sunday, April 28, 2024

Kejaksaan Eksekusi Wakil Ketua DPRD Barsel ke Penjara

BUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan (Barsel) akhirnya
mengeksekusi atau menahan Wakil Ketua DPRD Barsel H. Hasanuddin Agani. Eksekusi
itu dilakukan Jumat (24/5) pagi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)
Barito Selatan Douglas Oscar Berlian Riwoe melalui Kasi Pidsus Bayu Fermady menegaskan,
eksekusi itu dilakukan putusan kasasi di Mahkamah Agung turun pada 12 Maret
2019 lalu.

“Benar, dia (Hasanuddin Agani)
sudah kita eksekusi ke rumah tahanan (Rutan) Buntok, dan telah kita buat berita
acara penahanannya dengan kepala rutan,” tegas Bayu.

Dijelaskan Bayu, penahanan
terhadap Hasanuddin Agani, berdasarkan surat perintah (Sprint) Kepala Kejaksaan
Negeri Barito Selatan nomor : Print-321/Q.2.15/Ft.1/04/2019 tanggal 30 April
2019 (P-48), yang menindak lanjuti putusan tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA)
RI Nomor : 1995 K/PID.SUS/2018 tanggal 12 Maret 2019.

Baca Juga :  Patuhi Rambu-rambu dan Aturan Lalulintas, Berkendara dengan Baik di Ja

“Pada amar putusan kasasi MA itu,
Hasanuddin Agani dipidana penjara selama 1 tahun 2 bulan, serta denda pindana
sebesar Rp 50 juta rupiah,” ujarnya.

Sebelumnya, Hasanudin Agani yang
juga Ketua DPD Partai Golkar Barsel nonaktif itu divonis bersalah terkait
perkara penyimpangan keuangan perjalanan dinas pada Sekretariat Dewan (Sekwan)
Barito Selatan pada tahun 2006-2008 lalu.

Dia diputus hukuman selama 1
tahun 2 bulan kurungan penjara dengan membayar denda Rp50 juta subsidair 3
bulan kurungan. (ner/ol/nto)

BUNTOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan (Barsel) akhirnya
mengeksekusi atau menahan Wakil Ketua DPRD Barsel H. Hasanuddin Agani. Eksekusi
itu dilakukan Jumat (24/5) pagi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)
Barito Selatan Douglas Oscar Berlian Riwoe melalui Kasi Pidsus Bayu Fermady menegaskan,
eksekusi itu dilakukan putusan kasasi di Mahkamah Agung turun pada 12 Maret
2019 lalu.

“Benar, dia (Hasanuddin Agani)
sudah kita eksekusi ke rumah tahanan (Rutan) Buntok, dan telah kita buat berita
acara penahanannya dengan kepala rutan,” tegas Bayu.

Dijelaskan Bayu, penahanan
terhadap Hasanuddin Agani, berdasarkan surat perintah (Sprint) Kepala Kejaksaan
Negeri Barito Selatan nomor : Print-321/Q.2.15/Ft.1/04/2019 tanggal 30 April
2019 (P-48), yang menindak lanjuti putusan tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA)
RI Nomor : 1995 K/PID.SUS/2018 tanggal 12 Maret 2019.

Baca Juga :  Patuhi Rambu-rambu dan Aturan Lalulintas, Berkendara dengan Baik di Ja

“Pada amar putusan kasasi MA itu,
Hasanuddin Agani dipidana penjara selama 1 tahun 2 bulan, serta denda pindana
sebesar Rp 50 juta rupiah,” ujarnya.

Sebelumnya, Hasanudin Agani yang
juga Ketua DPD Partai Golkar Barsel nonaktif itu divonis bersalah terkait
perkara penyimpangan keuangan perjalanan dinas pada Sekretariat Dewan (Sekwan)
Barito Selatan pada tahun 2006-2008 lalu.

Dia diputus hukuman selama 1
tahun 2 bulan kurungan penjara dengan membayar denda Rp50 juta subsidair 3
bulan kurungan. (ner/ol/nto)

Terpopuler

Artikel Terbaru