28.7 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Diduga Depresi, Terduga Pencuri Tabung Gas Meninggal Dunia

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Pria berinisial R, terduga pencuri tabung gas, meninggal dunia saat dibawa menuju rumah sakit Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (17/10/20222). Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M Nababan mengatakan, sekitar pukul 12.00 WIB, piket reskrim menerima tangkapan dari masyarakat adanya pelaku terduga mencuri tabung gas.

Dan dari pengakuan korban, bahwa pelaku ini melancarkan aksinya di Jalan Beliang sudah dua kali. Yang pertama mengambil dua buah tabung gas elpiji ukuran 3 kg, dan kemudian datang kembali untuk kedua kalinya.

“Namun apes saat aksi yang kedua kali ini terdengar suara bunyi, sehingga dikejar oleh korban yang saat itu terduga pelaku melancarkan aksinya di sebuah warung tukang sayur di Jalan Beliang,”ucapnya.

Baca Juga :  Selisih Paham, Satu Orang Masuk Rumah Sakit Pelakuanya Diciduk Polisi

Saat korban pemilik warung mencoba mengejar, kebetulan ada anggota polisi yang lewat, alhasil terduga pelaku ini berhasil diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian Polresta Palangka Raya.

“Saat kita terima di Polresta Palangka Raya, terduga pelaku ini tengah dalam pengaruh minuman keras, sehingga kita mengamankan pelaku ini sementara di sel khusus, kemudian sambil diawasi anggota piket,” tambahnya.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, saat petugas mendatangi terduga pelaku ini, ternyata ditemukan tidur dan tidak bergerak. Selanjutnya, petugas melihat ada bekas baju yang mengikat di leher terduga pelaku.

“Atas hal tersebut kita melakukan upaya pertolongan dengan membawa ke rumah sakit Doris Sylvanus, namun saat menuju rumah sakit korban ini dinyatakan meninggal dunia,”lanjutnya.

Baca Juga :  Dibuntuti Pulang Sekolah, Pelajar Disetubuhi di Pondok

Sementara itu, Dokter Forensik RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Ricka Brillianty Zaluchu menambahkan, berdasarkan pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Kalau terkait dugaan bunuh diri, saya tidak melihat secara langsung, tapi saya hanya melihat semacam tanda warna merah pada leher, tapi saya tidak tahu persis tanda apa itu karena kita hanya melakukan pemeriksaan luar saja, yang pasti tidak ada tanda kekerasan,”ungkapnya.






Reporter: Syahyudi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Pria berinisial R, terduga pencuri tabung gas, meninggal dunia saat dibawa menuju rumah sakit Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (17/10/20222). Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M Nababan mengatakan, sekitar pukul 12.00 WIB, piket reskrim menerima tangkapan dari masyarakat adanya pelaku terduga mencuri tabung gas.

Dan dari pengakuan korban, bahwa pelaku ini melancarkan aksinya di Jalan Beliang sudah dua kali. Yang pertama mengambil dua buah tabung gas elpiji ukuran 3 kg, dan kemudian datang kembali untuk kedua kalinya.

“Namun apes saat aksi yang kedua kali ini terdengar suara bunyi, sehingga dikejar oleh korban yang saat itu terduga pelaku melancarkan aksinya di sebuah warung tukang sayur di Jalan Beliang,”ucapnya.

Baca Juga :  Selisih Paham, Satu Orang Masuk Rumah Sakit Pelakuanya Diciduk Polisi

Saat korban pemilik warung mencoba mengejar, kebetulan ada anggota polisi yang lewat, alhasil terduga pelaku ini berhasil diamankan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian Polresta Palangka Raya.

“Saat kita terima di Polresta Palangka Raya, terduga pelaku ini tengah dalam pengaruh minuman keras, sehingga kita mengamankan pelaku ini sementara di sel khusus, kemudian sambil diawasi anggota piket,” tambahnya.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, saat petugas mendatangi terduga pelaku ini, ternyata ditemukan tidur dan tidak bergerak. Selanjutnya, petugas melihat ada bekas baju yang mengikat di leher terduga pelaku.

“Atas hal tersebut kita melakukan upaya pertolongan dengan membawa ke rumah sakit Doris Sylvanus, namun saat menuju rumah sakit korban ini dinyatakan meninggal dunia,”lanjutnya.

Baca Juga :  Dibuntuti Pulang Sekolah, Pelajar Disetubuhi di Pondok

Sementara itu, Dokter Forensik RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Ricka Brillianty Zaluchu menambahkan, berdasarkan pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Kalau terkait dugaan bunuh diri, saya tidak melihat secara langsung, tapi saya hanya melihat semacam tanda warna merah pada leher, tapi saya tidak tahu persis tanda apa itu karena kita hanya melakukan pemeriksaan luar saja, yang pasti tidak ada tanda kekerasan,”ungkapnya.






Reporter: Syahyudi
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

Terpopuler

Artikel Terbaru