Menurutnya, gangguan tersebut terjadi secara bersamaan sehingga berdampak terhadap sistem kelistrikan di Kalimantan.
“Tadi beliau menggambarkan bahwa terjadi kerusakan pada pembangkit di Gunung Mas, kemudian ada juga di Tabalong dan Asam-Asam. Ini merupakan satu kesatuan sehingga berbarengan. Namun beliau juga sudah memastikan langkah-langkah penanganannya,” katanya.
Dia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian mengenai waktu penyelesaian gangguan listrik. Menurutnya, persoalan kelistrikan merupakan isu yang sangat sensitif karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.
“Kami juga ingin penyampaiannya benar-benar tegas. Artinya harus ada kepastian, karena masyarakat sudah terlalu jauh memikirkan persoalan ini dan sangat sensitif terhadap kondisi tersebut,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kalteng ini juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai penyebab pemadaman listrik. Ia berharap penjelasan resmi dari PLN dapat menghentikan berkembangnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
“Saat ini banyak pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan isu-isu yang tidak berkaitan dengan persoalan sebenarnya. Karena itu kami meminta penjelasan disampaikan dengan tegas dan penuh tanggung jawab agar persoalan ini tidak berkembang menjadi isu liar,” tutupnya. (adr)
Menurutnya, gangguan tersebut terjadi secara bersamaan sehingga berdampak terhadap sistem kelistrikan di Kalimantan.
“Tadi beliau menggambarkan bahwa terjadi kerusakan pada pembangkit di Gunung Mas, kemudian ada juga di Tabalong dan Asam-Asam. Ini merupakan satu kesatuan sehingga berbarengan. Namun beliau juga sudah memastikan langkah-langkah penanganannya,” katanya.
Dia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian mengenai waktu penyelesaian gangguan listrik. Menurutnya, persoalan kelistrikan merupakan isu yang sangat sensitif karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.
“Kami juga ingin penyampaiannya benar-benar tegas. Artinya harus ada kepastian, karena masyarakat sudah terlalu jauh memikirkan persoalan ini dan sangat sensitif terhadap kondisi tersebut,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kalteng ini juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai penyebab pemadaman listrik. Ia berharap penjelasan resmi dari PLN dapat menghentikan berkembangnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
“Saat ini banyak pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan isu-isu yang tidak berkaitan dengan persoalan sebenarnya. Karena itu kami meminta penjelasan disampaikan dengan tegas dan penuh tanggung jawab agar persoalan ini tidak berkembang menjadi isu liar,” tutupnya. (adr)