Wagub Edy Pratowo Buka MTQ VIII KORPRI Kalteng 2026, Tekankan ASN Berakhlak Mulia

MURUNG RAYA, PROKALTENG.CO – Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah, Kabupaten Murung Raya, Rabu (24/6/2026).

Pembukaan MTQ yang mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah” tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan MTQ sehingga dapat terlaksana dengan baik.

“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah mempersiapkan MTQ VIII KORPRI ini, khususnya Pemerintah Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah. Dengan semangat gotong royong dan keramahan masyarakat Murung Raya, saya yakin seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung lancar, aman, dan sukses,” kata Edy.

Baca Juga :  Evaluasi MBG di Kalteng, Pemprov Tekankan Integritas dan Kualitas Makanan

Menurutnya, MTQ KORPRI merupakan salah satu bentuk komitmen dalam membangun ASN yang berkualitas, tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga dari aspek moral dan spiritual.

“MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur`an, melainkan sarana pembinaan mental spiritual ASN Muslim agar nilai-nilai Al-Qur`an dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ASN yang unggul harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak yang baik. Dengan demikian, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

Electronic money exchangers listing

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, pola pikir, sikap, dan moral spiritual yang baik. ASN yang berakhlakul karimah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkeadilan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bahas Penggunaan DBH-DR, Temui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kemenkeu

Wagub juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng.

“Jadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan persatuan dengan menjunjung semangat Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat toleransi dan kebersamaan harus terus kita pelihara sebagai modal membangun Kalteng yang semakin maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Edy Pratowo memberikan semangat kepada seluruh peserta serta mengingatkan Dewan Hakim dan Panitera agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab.

“Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Kepada Dewan Hakim dan Panitera, laksanakan tugas secara profesional dan objektif agar menghasilkan keputusan yang adil serta dapat diterima oleh seluruh peserta,” pungkasnya.

MURUNG RAYA, PROKALTENG.CO – Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah, Kabupaten Murung Raya, Rabu (24/6/2026).

Pembukaan MTQ yang mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah” tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan MTQ sehingga dapat terlaksana dengan baik.

Electronic money exchangers listing

“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah mempersiapkan MTQ VIII KORPRI ini, khususnya Pemerintah Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah. Dengan semangat gotong royong dan keramahan masyarakat Murung Raya, saya yakin seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung lancar, aman, dan sukses,” kata Edy.

Baca Juga :  Evaluasi MBG di Kalteng, Pemprov Tekankan Integritas dan Kualitas Makanan

Menurutnya, MTQ KORPRI merupakan salah satu bentuk komitmen dalam membangun ASN yang berkualitas, tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga dari aspek moral dan spiritual.

“MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur`an, melainkan sarana pembinaan mental spiritual ASN Muslim agar nilai-nilai Al-Qur`an dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ASN yang unggul harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak yang baik. Dengan demikian, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, pola pikir, sikap, dan moral spiritual yang baik. ASN yang berakhlakul karimah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkeadilan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bahas Penggunaan DBH-DR, Temui Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kemenkeu

Wagub juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng.

“Jadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan persatuan dengan menjunjung semangat Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat toleransi dan kebersamaan harus terus kita pelihara sebagai modal membangun Kalteng yang semakin maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Edy Pratowo memberikan semangat kepada seluruh peserta serta mengingatkan Dewan Hakim dan Panitera agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab.

“Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Kepada Dewan Hakim dan Panitera, laksanakan tugas secara profesional dan objektif agar menghasilkan keputusan yang adil serta dapat diterima oleh seluruh peserta,” pungkasnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru