PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan eks Dinas Transmigrasi terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan proyek strategis penataan kawasan tersebut telah mencapai 45 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Juni Gultom, menegaskan bahwa pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai desain awal meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kalau sekarang progresnya sudah sekitar 45 persen. Sisanya akan dilanjutkan dan kita targetkan selesai tahun ini,” ujarnya, Kamis (23/4).
Menurut Juni, tidak ada pengurangan substansi pembangunan. Justru terdapat penyempurnaan pada aspek estetika dan penghijauan untuk memperkuat identitas kawasan sebagai ruang publik yang representatif.
“Tetap sesuai desain awal. Hanya ada sedikit penambahan, terutama pohon-pohon agar tampilannya lebih hijau dan lebih membumi secara estetika,” jelasnya.
RTH eks Transmigrasi dirancang menjadi bagian dari penataan kawasan terpadu di jantung Kota Palangka Raya. Lokasinya yang berdekatan dengan eks KONI dan Bundaran Besar membuat kawasan ini diproyeksikan menjadi ikon baru ruang publik perkotaan.
Pemprov membuka kemungkinan peresmian dilakukan bersamaan dengan kawasan eks KONI, mengingat keduanya berada dalam satu kesatuan penataan.
“Mungkin bisa diresmikan bersamaan, karena menjadi satu kesatuan kawasan dengan Bundaran Besar. Termasuk nanti soal penamaannya,” lanjut Juni.
Keberadaan RTH ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi masyarakat yang nyaman, hijau, dan ramah lingkungan.
Proyek ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata ruang serta memperluas ruang publik bagi warga.
Dengan capaian hampir setengah dari total pekerjaan, Pemprov Kalteng optimistis penyelesaian fisik dapat dikebut dalam beberapa bulan ke depan sesuai target akhir tahun.(mmckalteng)


