Disdik Kalteng Fokus Matangkan Beasiswa Luar Negeri Lewat Penguatan Bahasa Asing

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui Dinas Pendidikan mematangkan program beasiswa luar negeri dengan fokus pada siswa kelas XI agar persiapan lebih optimal.

“Fokus sementara kita ke kelas XI yang akan naik ke kelas XII, supaya persiapannya lebih matang. Kalau kelas XII sekarang sudah tidak terkejar,” ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, Sabtu (18/4/2026).

Program ini disusun karena proses seleksi pendidikan luar negeri dinilai panjang dan membutuhkan kesiapan sejak dini.

“Prosesnya panjang dan tidak bisa instan, jadi anak-anak memang harus disiapkan lebih awal,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa salah satu aspek penting dalam persiapan tersebut adalah penguasaan bahasa asing sebagai syarat utama masuk perguruan tinggi luar negeri.

Baca Juga :  Buka Rakor, Wagub Sampaikan DBH Sawit di Kalteng Rp128 Miliar

“Anak-anak harus dipersiapkan untuk IELTS, TOEFL dan kemampuan lain yang menjadi standar internasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas Pendidikan telah menjalankan program pembelajaran bahasa asing secara intensif di sekolah.

Electronic money exchangers listing

“Setiap hari anak-anak belajar bahasa asing dengan pembagian yang sudah diatur, mulai dari Bahasa Inggris hingga bahasa lainnya,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelajar Kalimantan Tengah di tingkat global.

“Kita ingin mereka siap bersaing dan punya peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui Dinas Pendidikan mematangkan program beasiswa luar negeri dengan fokus pada siswa kelas XI agar persiapan lebih optimal.

“Fokus sementara kita ke kelas XI yang akan naik ke kelas XII, supaya persiapannya lebih matang. Kalau kelas XII sekarang sudah tidak terkejar,” ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, Sabtu (18/4/2026).

Program ini disusun karena proses seleksi pendidikan luar negeri dinilai panjang dan membutuhkan kesiapan sejak dini.

Electronic money exchangers listing

“Prosesnya panjang dan tidak bisa instan, jadi anak-anak memang harus disiapkan lebih awal,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa salah satu aspek penting dalam persiapan tersebut adalah penguasaan bahasa asing sebagai syarat utama masuk perguruan tinggi luar negeri.

Baca Juga :  Buka Rakor, Wagub Sampaikan DBH Sawit di Kalteng Rp128 Miliar

“Anak-anak harus dipersiapkan untuk IELTS, TOEFL dan kemampuan lain yang menjadi standar internasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas Pendidikan telah menjalankan program pembelajaran bahasa asing secara intensif di sekolah.

“Setiap hari anak-anak belajar bahasa asing dengan pembagian yang sudah diatur, mulai dari Bahasa Inggris hingga bahasa lainnya,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelajar Kalimantan Tengah di tingkat global.

“Kita ingin mereka siap bersaing dan punya peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru