PALANGKA RAYA- Gubernur Kalteng H Sugianto
Sabran mengatakan, pemerintah provinsi siap memberikan dukungan pendanaan untuk
kesuksesan pelaksanaan pilkada pada Desember mendatang.
“Kami bahkan sudah menyiapkan dana sedikitnya
Rp382 miliar untuk kesuksesan pelaksanaan pilkada serentak, baik provinsi
maupun kabupaten (Kotim),†katanya kepada media, beberapa waktu lalu.
Jumlah tersebut diperuntukkan bagi KPU selaku
lembaga penyelenggara, Bawaslu selaku lembaga pengawas, serta untuk Polda
Kalteng dan Korem 102 Panji Panjung yang bertugas mengamankan jalannya
pelaksanaan pilkada. Selaku wakil dari pemerintah pusat di daerah, pihaknya
akan selalu siap memberi dukungan terhadap keputusan pemerintah pusat terkait pelaksanaan
pilkada ini.
Terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
(BKAD) Provinsi Kalteng, H Nuryakin menuturkan, dana hibah pelaksanaan Pilgub
Kalteng tahun ini berjumlah Rp382 miliar. “Dari jumlah tersebut, untuk KPU
sebesar Rp249,7 miliar, Bawaslu Rp90 miliar, Polda Kalteng Rp40 miliar, dan
Korem Rp3 miliar,†bebernya kepada Kalteng Pos, Senin (15/6).
Lebih jauh dijelaskannya, pada 2019 lalu
telah dicairkan dana tahap pertama untuk KPU sebesar Rp12,5 miliar atau 5
persen. Sementara, lanjutnya, tahap kedua dicairkan tahun ini dengan nominal Rp94,9
miliar atau 40 persen.
“Untuk KPU dan Bawaslu, kami sudah
menyerahkan dana tahap kedua. Nanti tahap ketiga yang sisanya akan diserahkan
pada September atau Oktober nanti. Karena sudah memasuki tahapan pilkada, maka
dana harus diserahkan kepada penyelenggara,†tegas Nuryakin.
Disinggung soal dana penanganan Covid-19, ia
mengaku bahwa pihaknya belum mendapatkan petunjuk. Namun, berdasarkan informasi
beredar, sementara ini anggaran untuk protokol kesehatan menggunakan dana APBN.
“Kami sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat. Penyalurannya bisa
melalui gugus tugas pusat atau provinsi. Karena keputusan belum ada, sampai
saat ini kami masih terus menunggu,” pungkasnya.