Gubernur Agustiar Ungkap Karhutla Kalteng, 2.909 Kejadian Ditangani

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengungkap perkembangan terbaru penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.

Hingga evaluasi terbaru, sebanyak 2.909 kejadian Karhutla telah ditangani oleh Satgas Karhutla dengan total luasan mencapai 9.440,36 hektare.

Itu disampaikan Agustiar saat memimpin Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pos Lapangan Karhutla Jekan Raya, Halaman Kantor Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Dalam rapat tersebut, gubernur menyampaikan perkembangan penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah yang menunjukkan masih tingginya aktivitas karhutla serta luas area terbakar yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Posko PDB Karhutla dan analisis citra satelit Kementerian Kehutanan, terdapat perbedaan hasil pendataan.

Baca Juga :  Fairid dan Zaini Target Lima Tahun Selesaikan Masalah Infrastruktur

Namun, kedua sumber data tersebut sama-sama menggambarkan kondisi Karhutla yang perlu mendapat perhatian serius.

Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah hotspot dan luasan area terbakar tertinggi.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, Kota Palangka Raya mencatat kejadian Karhutla terbanyak, disusul sejumlah wilayah lain yang juga terdampak cukup signifikan.

Memasuki puncak musim kemarau, peningkatan Karhutla turut memengaruhi kualitas udara dan aktivitas masyarakat.

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pihak terkait.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengungkap perkembangan terbaru penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.

Hingga evaluasi terbaru, sebanyak 2.909 kejadian Karhutla telah ditangani oleh Satgas Karhutla dengan total luasan mencapai 9.440,36 hektare.

Itu disampaikan Agustiar saat memimpin Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pos Lapangan Karhutla Jekan Raya, Halaman Kantor Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Electronic money exchangers listing

Dalam rapat tersebut, gubernur menyampaikan perkembangan penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah yang menunjukkan masih tingginya aktivitas karhutla serta luas area terbakar yang cukup signifikan.

Berdasarkan data Posko PDB Karhutla dan analisis citra satelit Kementerian Kehutanan, terdapat perbedaan hasil pendataan.

Baca Juga :  Fairid dan Zaini Target Lima Tahun Selesaikan Masalah Infrastruktur

Namun, kedua sumber data tersebut sama-sama menggambarkan kondisi Karhutla yang perlu mendapat perhatian serius.

Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah hotspot dan luasan area terbakar tertinggi.

Sementara itu, Kota Palangka Raya mencatat kejadian Karhutla terbanyak, disusul sejumlah wilayah lain yang juga terdampak cukup signifikan.

Memasuki puncak musim kemarau, peningkatan Karhutla turut memengaruhi kualitas udara dan aktivitas masyarakat.

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Provinsi Kalteng telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pihak terkait.

Terpopuler

Artikel Terbaru