25.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

BKPM Dukung Investasi Hilirisasi Industri Kayu di Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Badan Komunikasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan dukungan terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Dukungan tersebut terkait investasi hilirisasi industri kayu di Kalteng. Itu terungkap saat Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H Nuryakin menghadiri Rapat Pembahasan Rencana Investasi Industri Kayu, Kamis (2/9).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Nurul Ichwan. Dia menyampaikan, BKPM menyambut baik silahturahmi yang digelar untuk pertumbuhan ekonomi di Kalteng.

“Prinsipnya kami dari BKPM dengan senang hati memfasilitasi dalam kesempatan ini. Pada silahturahmi pertama ini. Kita akan bersama-sama mendengarkan apa yang diinginkan Provinsi Kalteng yang bisa kami bantu dan kita kerjakan bersama-sama dalam rangka melihat apa yang diarahkan Bapak Gubernur Kalteng untuk kemudian bisa kita bantu ditingkat Pusat. Tentunya apabila ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, dokumen-dokumen berdasarkan skala nasional, dalam rangka pengembangan investasi khususnya yang diinisiasi atas produk-produk unggulan agar bisa terjadi added value diciptakan di Indonesia,” ucap Nurul.

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Bangun 70 Rumah untuk Veteran Pejuang

Nurul Ichwan juga mengatakan bahwa Kalteng lokasinya berjalan waktu semakin strategis mengingat akan dekat dengan Ibu Kota Negara Indonesia yang baru. “Ibu Kota baru tentunya akan menjadi pertumbuhan ekonomi baru dan juga akan menjadi Pusat Pemerintahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Sekda H Nuryakin berharap agar pertemuan ini bisa memberikan pencerahan sekaligus jalan keluar bagi pertumbuhan ekonomi di Kalteng. Sebagaimana diketahui, Kalteng memiliki luas 1,5 dari Pulau Jawa dan mempunyai Sumber Daya Alam melimpah.

“Kita ingin seiring dengan kemajuan teknologi, ada nilai tambah terhadap Sumber Daya Alam di Kalteng," ujarnya.

Dia mengatakan, dengan adanya hutan dan perkebunan di Kalteng, bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat, investasi, dunia usaha dan lapangan kerja.

Baca Juga :  Ketersediaan Barang dan Harga Sembako Masih Stabil

“Kami mengingingkan atau mengundang investor yang ada diluar bisa berinvestasi, tidak hanya memproduksi kayu saja, tetapi memproduksi turunanya dan ada pabrik langsung di Kalteng yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja,"ujarnya.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Badan Komunikasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan dukungan terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Dukungan tersebut terkait investasi hilirisasi industri kayu di Kalteng. Itu terungkap saat Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H Nuryakin menghadiri Rapat Pembahasan Rencana Investasi Industri Kayu, Kamis (2/9).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Nurul Ichwan. Dia menyampaikan, BKPM menyambut baik silahturahmi yang digelar untuk pertumbuhan ekonomi di Kalteng.

“Prinsipnya kami dari BKPM dengan senang hati memfasilitasi dalam kesempatan ini. Pada silahturahmi pertama ini. Kita akan bersama-sama mendengarkan apa yang diinginkan Provinsi Kalteng yang bisa kami bantu dan kita kerjakan bersama-sama dalam rangka melihat apa yang diarahkan Bapak Gubernur Kalteng untuk kemudian bisa kita bantu ditingkat Pusat. Tentunya apabila ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, dokumen-dokumen berdasarkan skala nasional, dalam rangka pengembangan investasi khususnya yang diinisiasi atas produk-produk unggulan agar bisa terjadi added value diciptakan di Indonesia,” ucap Nurul.

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Bangun 70 Rumah untuk Veteran Pejuang

Nurul Ichwan juga mengatakan bahwa Kalteng lokasinya berjalan waktu semakin strategis mengingat akan dekat dengan Ibu Kota Negara Indonesia yang baru. “Ibu Kota baru tentunya akan menjadi pertumbuhan ekonomi baru dan juga akan menjadi Pusat Pemerintahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Sekda H Nuryakin berharap agar pertemuan ini bisa memberikan pencerahan sekaligus jalan keluar bagi pertumbuhan ekonomi di Kalteng. Sebagaimana diketahui, Kalteng memiliki luas 1,5 dari Pulau Jawa dan mempunyai Sumber Daya Alam melimpah.

“Kita ingin seiring dengan kemajuan teknologi, ada nilai tambah terhadap Sumber Daya Alam di Kalteng," ujarnya.

Dia mengatakan, dengan adanya hutan dan perkebunan di Kalteng, bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat, investasi, dunia usaha dan lapangan kerja.

Baca Juga :  Ketersediaan Barang dan Harga Sembako Masih Stabil

“Kami mengingingkan atau mengundang investor yang ada diluar bisa berinvestasi, tidak hanya memproduksi kayu saja, tetapi memproduksi turunanya dan ada pabrik langsung di Kalteng yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja,"ujarnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru