PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengusulkan pembangunan 42 titik sumur bor di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi sumber air tambahan untuk mempercepat proses pemadaman saat kebakaran terjadi.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kebutuhan sumur bor tersebut menjadi salah satu usulan yang disampaikan pemerintah daerah guna memperkuat ketersediaan sumber air saat operasi pemadaman karhutla berlangsung.
“Kita memerlukan 42 titik yang kita perlukan untuk sumber air, sumur bor,” kata Fairid, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Fairid, usulan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi satu wilayah tertentu, melainkan untuk seluruh kawasan rawan karhutla di Kota Palangka Raya.
“Lokasi pembangunan sumur bor ini untuk keseluruhan Palangka Raya,” ujarnya:
Dia menjelaskan, sejumlah bantuan sumur bor dari pemerintah pusat sudah mulai direalisasikan di beberapa kelurahan.
Di Kelurahan Kameloh Baru, sumur bor dilaporkan telah terpasang dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung penanganan karhutla.
Sementara itu, di Kelurahan Petuk Katimpun proses pemasangan masih terus berlangsung.
Berdasarkan laporan yang diterima di lapangan, saat ini telah terpasang empat titik sumur bor dan jumlah tersebut akan terus bertambah.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengusulkan pembangunan 42 titik sumur bor di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi sumber air tambahan untuk mempercepat proses pemadaman saat kebakaran terjadi.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kebutuhan sumur bor tersebut menjadi salah satu usulan yang disampaikan pemerintah daerah guna memperkuat ketersediaan sumber air saat operasi pemadaman karhutla berlangsung.
“Kita memerlukan 42 titik yang kita perlukan untuk sumber air, sumur bor,” kata Fairid, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Fairid, usulan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi satu wilayah tertentu, melainkan untuk seluruh kawasan rawan karhutla di Kota Palangka Raya.
“Lokasi pembangunan sumur bor ini untuk keseluruhan Palangka Raya,” ujarnya:
Dia menjelaskan, sejumlah bantuan sumur bor dari pemerintah pusat sudah mulai direalisasikan di beberapa kelurahan.
Di Kelurahan Kameloh Baru, sumur bor dilaporkan telah terpasang dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung penanganan karhutla.
Sementara itu, di Kelurahan Petuk Katimpun proses pemasangan masih terus berlangsung.
Berdasarkan laporan yang diterima di lapangan, saat ini telah terpasang empat titik sumur bor dan jumlah tersebut akan terus bertambah.