Kabut asap akibat karhutla kian pekat di Palangka Raya. Pemko tengah mengkaji peningkatan status menjadi tanggap darurat sambil memperkuat upaya penanganan dan pencegahan.
Salah satunya melalui keberadaan sekat kanal yang masih dinilai efektif memperlambat penyebaran api di sejumlah kawasan, seperti Taruna, Palangka Raya, Hiu Putih, hingga Petuk Timpun.
“Kalau tidak ada kanal, penyebaran api kemungkinan akan jauh lebih cepat dan lebih luas. Karena itu, keberadaan kanal masih sangat membantu dalam mengendalikan kebakaran,” jelas Fairid.
Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan anggaran tidak menjadi kendala dalam penanganan karhutla.
Saat ini kebutuhan operasional masih dipenuhi melalui anggaran yang tersedia pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPBD Kota Palangka Raya, sementara Belanja Tidak Terduga (BTT) telah disiapkan apabila kondisi semakin memburuk.
“Jika situasinya berkembang dan status penanganan meningkat, kami sudah menyiapkan pembiayaan melalui Belanja Tidak Terduga sehingga seluruh langkah penanganan dapat tetap berjalan secara maksimal,” pungkasnya. (adr)
Kabut asap akibat karhutla kian pekat di Palangka Raya. Pemko tengah mengkaji peningkatan status menjadi tanggap darurat sambil memperkuat upaya penanganan dan pencegahan.
Salah satunya melalui keberadaan sekat kanal yang masih dinilai efektif memperlambat penyebaran api di sejumlah kawasan, seperti Taruna, Palangka Raya, Hiu Putih, hingga Petuk Timpun.
“Kalau tidak ada kanal, penyebaran api kemungkinan akan jauh lebih cepat dan lebih luas. Karena itu, keberadaan kanal masih sangat membantu dalam mengendalikan kebakaran,” jelas Fairid.
Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan anggaran tidak menjadi kendala dalam penanganan karhutla.
Saat ini kebutuhan operasional masih dipenuhi melalui anggaran yang tersedia pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPBD Kota Palangka Raya, sementara Belanja Tidak Terduga (BTT) telah disiapkan apabila kondisi semakin memburuk.
“Jika situasinya berkembang dan status penanganan meningkat, kami sudah menyiapkan pembiayaan melalui Belanja Tidak Terduga sehingga seluruh langkah penanganan dapat tetap berjalan secara maksimal,” pungkasnya. (adr)