Pemko Palangka Raya Gelar Pasar Murah Serentak di 10 Lokasi, 6.000 Paket Disalurkan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) menggelar pasar murah serentak di 10 lokasi pada Kamis (27/8/2026) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah dinamika harga pangan.

“Pemerintah Kota Palangka Raya berkolaborasi dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Kalteng untuk menghadirkan langkah nyata dalam pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Fairid saat membuka pasar murah di kawasan Eks Terminal Mihing Manasa, Jalan Darmosugondo.

Dalam program tersebut, Pemko Palangka Raya menyalurkan sebanyak 6.000 paket sembako murah yang didistribusikan ke sejumlah lokasi strategis di berbagai kelurahan, yakni Pahandut, Langkai, Panarung, Kereng Bangkirai, Palangka, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Danau Tundai, Bukit Tunggal, dan Menteng.

Baca Juga :  Kartu Sakti dari Gang Sempit

“Pasar murah ini kami laksanakan secara serentak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama bagi warga yang membutuhkan,” katanya.

Setiap paket sembako berisi 5 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng premium. Paket tersebut memiliki nilai tebus Rp75.000 per paket, namun mendapatkan subsidi pemerintah sebesar 40 persen sehingga masyarakat cukup membayar Rp48.800.

Menurut Fairid, subsidi tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pada saat yang sama menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di Kota Palangka Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemko Gandeng FKUB, Pemuda Lintas Iman Dibekali Deteksi Dini Radikalisme

Untuk mendukung pelaksanaan pasar murah tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya mengalokasikan anggaran subsidi sebesar Rp300 juta. Anggaran itu terdiri atas subsidi pasar murah pada kegiatan Palangka Raya Community Battle sebesar Rp7,2 juta dan subsidi pasar murah di 10 lokasi sasaran sebesar Rp292,8 juta.

Pemko Palangka Raya memastikan program pasar murah akan terus menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan harga pangan serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) menggelar pasar murah serentak di 10 lokasi pada Kamis (27/8/2026) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah dinamika harga pangan.

“Pemerintah Kota Palangka Raya berkolaborasi dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Kalteng untuk menghadirkan langkah nyata dalam pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Fairid saat membuka pasar murah di kawasan Eks Terminal Mihing Manasa, Jalan Darmosugondo.

Electronic money exchangers listing

Dalam program tersebut, Pemko Palangka Raya menyalurkan sebanyak 6.000 paket sembako murah yang didistribusikan ke sejumlah lokasi strategis di berbagai kelurahan, yakni Pahandut, Langkai, Panarung, Kereng Bangkirai, Palangka, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Danau Tundai, Bukit Tunggal, dan Menteng.

Baca Juga :  Kartu Sakti dari Gang Sempit

“Pasar murah ini kami laksanakan secara serentak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, terutama bagi warga yang membutuhkan,” katanya.

Setiap paket sembako berisi 5 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng premium. Paket tersebut memiliki nilai tebus Rp75.000 per paket, namun mendapatkan subsidi pemerintah sebesar 40 persen sehingga masyarakat cukup membayar Rp48.800.

Menurut Fairid, subsidi tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pada saat yang sama menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di Kota Palangka Raya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemko Gandeng FKUB, Pemuda Lintas Iman Dibekali Deteksi Dini Radikalisme

Untuk mendukung pelaksanaan pasar murah tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya mengalokasikan anggaran subsidi sebesar Rp300 juta. Anggaran itu terdiri atas subsidi pasar murah pada kegiatan Palangka Raya Community Battle sebesar Rp7,2 juta dan subsidi pasar murah di 10 lokasi sasaran sebesar Rp292,8 juta.

Pemko Palangka Raya memastikan program pasar murah akan terus menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keterjangkauan harga pangan serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru