ISPA Meningkat, Pemko Palangka Raya Siapkan 11 Ruang Oksigen

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palangka Raya menjadi perhatian pemerintah seiring meningkatnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara.

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyiapkan 11 ruang oksigen di sejumlah puskesmas.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan penyediaan ruang oksigen dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

“Seiring meningkatnya dampak karhutla di Kota Palangka Raya dan adanya peningkatan kasus ISPA, pemerintah kota menyediakan ruang oksigen untuk mengantisipasi dampak karhutla yang terjadi di Kota Palangka Raya,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Baca Juga :  Musim Kemarau, BPBD Catat 33 Kejadian Karhutla di Palangka Raya

Menurut Zaini, ruang oksigen tersebut tersebar di 11 puskesmas yang ada di Kota Palangka Raya sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan saat mengalami gangguan pernapasan akibat asap.

Adapun fasilitas tersebut tersedia di Puskesmas Menteng, Bukit Hindu, Pahandut, Jekan Raya, Panarung, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Marina Permai, Tangkiling, dan Rakumpit.

“Kami berharap seluruh warga Kota Palangka Raya mengetahui dan dapat memanfaatkan fasilitas ruang oksigen ini apabila membutuhkan. Dalam beberapa waktu terakhir kualitas udara memang kurang baik akibat dampak karhutla,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Selain menyiapkan ruang oksigen, Pemko Palangka Raya juga terus melakukan langkah pencegahan dampak kesehatan akibat asap, salah satunya melalui pembagian masker kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dukung Stabilitas Keamanan, Pemko Palangka Raya Bantu Kendaraan Dinas untuk Densus 88

Zaini menyebutkan masker telah didistribusikan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta sekolah-sekolah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Ruang oksigen ini diperuntukkan bagi seluruh warga Kota Palangka Raya. Semoga fasilitas yang disiapkan pemerintah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palangka Raya menjadi perhatian pemerintah seiring meningkatnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara.

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyiapkan 11 ruang oksigen di sejumlah puskesmas.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan penyediaan ruang oksigen dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Electronic money exchangers listing

“Seiring meningkatnya dampak karhutla di Kota Palangka Raya dan adanya peningkatan kasus ISPA, pemerintah kota menyediakan ruang oksigen untuk mengantisipasi dampak karhutla yang terjadi di Kota Palangka Raya,” ujarnya, Senin (24/8/2026).

Baca Juga :  Musim Kemarau, BPBD Catat 33 Kejadian Karhutla di Palangka Raya

Menurut Zaini, ruang oksigen tersebut tersebar di 11 puskesmas yang ada di Kota Palangka Raya sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan saat mengalami gangguan pernapasan akibat asap.

Adapun fasilitas tersebut tersedia di Puskesmas Menteng, Bukit Hindu, Pahandut, Jekan Raya, Panarung, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Marina Permai, Tangkiling, dan Rakumpit.

“Kami berharap seluruh warga Kota Palangka Raya mengetahui dan dapat memanfaatkan fasilitas ruang oksigen ini apabila membutuhkan. Dalam beberapa waktu terakhir kualitas udara memang kurang baik akibat dampak karhutla,” katanya.

Selain menyiapkan ruang oksigen, Pemko Palangka Raya juga terus melakukan langkah pencegahan dampak kesehatan akibat asap, salah satunya melalui pembagian masker kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dukung Stabilitas Keamanan, Pemko Palangka Raya Bantu Kendaraan Dinas untuk Densus 88

Zaini menyebutkan masker telah didistribusikan melalui Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta sekolah-sekolah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Ruang oksigen ini diperuntukkan bagi seluruh warga Kota Palangka Raya. Semoga fasilitas yang disiapkan pemerintah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru