PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sejumlah warga di kawasan Jalan Jati, Kota Palangka Raya, mengeluhkan kesulitan memperoleh elpiji subsidi tabung 3 kilogram dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus mencari ke daerah lain atau membeli dengan harga yang lebih mahal.
Namun, Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan pasokan elpiji subsidi dari Pertamina tetap tersedia dan tidak mengalami pengurangan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan stok elpiji subsidi yang disalurkan Pertamina ke pangkalan masih berjalan normal.
“Gas elpiji ini sebenarnya tidak ada pengurangan, stok dari Pertamina tetap lancar ke pangkalan,” kata Samsul Rizal, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, kesulitan yang dirasakan masyarakat kemungkinan terjadi pada tingkat pengecer. Karena itu, pihaknya akan melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan sebagaimana mestinya.
“Kalau di pangkalan tetap sesuai harga, mungkin yang di pengecer ini yang perlu kami lihat di lapangan,” ujarnya.
Samsul menjelaskan, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan elpiji 3 kilogram terasa sulit diperoleh. Pertumbuhan jumlah UMKM dan bertambahnya warung makan di berbagai wilayah turut mendorong kenaikan konsumsi elpiji subsidi.
“Kebutuhan masyarakat meningkat cukup tinggi sehingga permintaan elpiji 3 kilogram juga bertambah,” katanya.
Untuk menjaga stabilitas distribusi dan harga, Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan berbagai langkah pengendalian. Salah satunya melalui pasar penyeimbang yang digelar setiap Sabtu di Pasar Kahayan dengan menyediakan elpiji 3 kilogram dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
“Kami masih mendapat sekitar 100 tabung, tapi itu bisa dibeli masyarakat setiap hari Sabtu di Pasar Kahayan dengan harga normal,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah berencana berkoordinasi dengan Pertamina guna membahas kemungkinan penambahan agen maupun distribusi tambahan agar pasokan elpiji subsidi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Harapannya kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi elpiji subsidi bisa berjalan lebih stabil,” tutupnya. (adr)


