Terkait kondisi Jalan Lele, Pemerintah Kota Palangka Raya berencana melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Yang paling penting nanti dalam waktu dekat, instansi terkait harus menyediakan kanal atau wadah yang lebih mudah bagi masyarakat untuk melaporkan kondisi yang sifatnya urgensi. Seperti jalan berlubang, lampu penerangan yang mati, atau hal lain yang berpotensi membahayakan,” ucapnya.
Menurutnya, Jalan Lele sebelumnya pernah mendapatkan perbaikan berdasarkan aspirasi warga. Namun kerusakan kembali muncul akibat tingginya aktivitas kendaraan yang melintas.
“Jalan ini sebenarnya sudah pernah ditangani, tetapi karena intensitas penggunaan yang cukup tinggi, beberapa titik kembali mengalami kerusakan,” tuturnya.
Usai peninjauan, Pemko Palangka Raya berencana akan menggelar rapat koordinasi sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem respons terhadap laporan masyarakat.
“Kami ingin sistemnya lebih cepat. Terutama untuk hal-hal yang sifatnya darurat. Harapannya, kejadian seperti ini bisa diminimalkan dan tidak terulang lagi di masa mendatang,” tutupnya. (adr)
Terkait kondisi Jalan Lele, Pemerintah Kota Palangka Raya berencana melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Yang paling penting nanti dalam waktu dekat, instansi terkait harus menyediakan kanal atau wadah yang lebih mudah bagi masyarakat untuk melaporkan kondisi yang sifatnya urgensi. Seperti jalan berlubang, lampu penerangan yang mati, atau hal lain yang berpotensi membahayakan,” ucapnya.
Menurutnya, Jalan Lele sebelumnya pernah mendapatkan perbaikan berdasarkan aspirasi warga. Namun kerusakan kembali muncul akibat tingginya aktivitas kendaraan yang melintas.
“Jalan ini sebenarnya sudah pernah ditangani, tetapi karena intensitas penggunaan yang cukup tinggi, beberapa titik kembali mengalami kerusakan,” tuturnya.
Usai peninjauan, Pemko Palangka Raya berencana akan menggelar rapat koordinasi sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem respons terhadap laporan masyarakat.
“Kami ingin sistemnya lebih cepat. Terutama untuk hal-hal yang sifatnya darurat. Harapannya, kejadian seperti ini bisa diminimalkan dan tidak terulang lagi di masa mendatang,” tutupnya. (adr)