Bapenda dan Toko Kopi Bumi Sepakat Akhiri Miskomunikasi, Status Pajak Dinonaktifkan Sementara

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perselisihan yang sempat mencuat terkait kewajiban perpajakan Toko Kopi Bumi (TKB) pascakebakaran akhirnya diselesaikan melalui pertemuan antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya dengan pemilik usaha tersebut, Andika Dwi Octavianto. Pertemuan tersebut digelar di Kantor Bapenda Kota Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso, Senin (15/6/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menyamakan pemahaman mengenai status usaha yang saat ini belum kembali beroperasi secara langsung akibat musibah kebakaran.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengakui adanya kendala komunikasi yang menyebabkan munculnya persepsi berbeda di tengah upaya pemulihan usaha yang sedang dilakukan Toko Kopi Bumi.

Baca Juga :  Wali Kota : Semangat Kebersamaan dan Persatuan Harus Terus Dijaga Dalam Membangun Palangka Raya

“Pada pertemuan hari ini, kami sudah saling berbicara dan saling memaafkan. Kami berharap persoalan ini tidak berkembang lebih jauh dan dapat diselesaikan dengan baik,” kata Emi.

Selain membahas persoalan administrasi perpajakan, Bapenda juga mendorong agar aktivitas penjualan secara daring yang selama ini dijalankan Toko Kopi Bumi tetap dapat dilanjutkan sebagai salah satu langkah mempertahankan keberlangsungan usaha.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perselisihan yang sempat mencuat terkait kewajiban perpajakan Toko Kopi Bumi (TKB) pascakebakaran akhirnya diselesaikan melalui pertemuan antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya dengan pemilik usaha tersebut, Andika Dwi Octavianto. Pertemuan tersebut digelar di Kantor Bapenda Kota Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso, Senin (15/6/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menyamakan pemahaman mengenai status usaha yang saat ini belum kembali beroperasi secara langsung akibat musibah kebakaran.

Kepala Bapenda Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengakui adanya kendala komunikasi yang menyebabkan munculnya persepsi berbeda di tengah upaya pemulihan usaha yang sedang dilakukan Toko Kopi Bumi.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Wali Kota : Semangat Kebersamaan dan Persatuan Harus Terus Dijaga Dalam Membangun Palangka Raya

“Pada pertemuan hari ini, kami sudah saling berbicara dan saling memaafkan. Kami berharap persoalan ini tidak berkembang lebih jauh dan dapat diselesaikan dengan baik,” kata Emi.

Selain membahas persoalan administrasi perpajakan, Bapenda juga mendorong agar aktivitas penjualan secara daring yang selama ini dijalankan Toko Kopi Bumi tetap dapat dilanjutkan sebagai salah satu langkah mempertahankan keberlangsungan usaha.

Terpopuler

Artikel Terbaru