Pemko Palangka Raya Ajukan Peralatan Kelengkapan Personel untuk 12 Regu yang Bertugas di Lapangan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya mengajukan tambahan perlengkapan bagi personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat penanganan kebakaran di lapangan.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Mengatakan pengajuan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Tadi Kepala BNPB menyampaikan apa yang dibutuhkan segera diajukan. Jadi kalau daerah kekurangan dana maupun kebutuhan lain bisa mengajukan ke BNPB. Semua itu tidak harus menjadi masalah,” katanya, Rabu (5/8/2026).

Fairid menjelaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini lebih memprioritaskan pengadaan perlengkapan untuk mendukung operasional personel yang bertugas di lapangan.

Baca Juga :  Target 100, Pemko Palangka Raya Selesaikan Perbaikan 93 Ruas Jalan

“Kita mengajukan peralatan. Khususnya kelengkapan personel untuk 12 regu yang saat ini bertugas di lapangan,” ujarnya.

Dia mengatakan. Kebutuhan operasional sementara masih didukung melalui anggaran BPBD Kota Palangka Raya. Namun apabila kebutuhan meningkat, pemerintah daerah dapat mengajukan bantuan tambahan kepada BNPB.

Selain dukungan penanganan darurat, Fairid juga mengungkapkan Kota Palangka Raya sebelumnya telah memperoleh bantuan Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pascabencana. Pemerintah kota berencana kembali mengusulkan program serupa untuk tahun anggaran berikutnya.

Electronic money exchangers listing

“Palangka Raya sebelumnya mendapatkan bantuan Dana RR pasca 2019. Kami juga akan mengusulkan kembali untuk tahun depan,” katanya.

Menurut Fairid. Dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk memperkuat kesiapan personel, khususnya menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga September mendatang.

Baca Juga :  Anggaran Terbatas, Pemko Palangka Raya Tunda Relokasi Korban Longsor Flamboyan Bawah

Dia berharap seluruh kebutuhan peralatan dan dukungan operasional dapat segera terpenuhi sehingga penanganan karhutla di Kota Palangka Raya dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya mengajukan tambahan perlengkapan bagi personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat penanganan kebakaran di lapangan.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Mengatakan pengajuan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Karhutla bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Tadi Kepala BNPB menyampaikan apa yang dibutuhkan segera diajukan. Jadi kalau daerah kekurangan dana maupun kebutuhan lain bisa mengajukan ke BNPB. Semua itu tidak harus menjadi masalah,” katanya, Rabu (5/8/2026).

Electronic money exchangers listing

Fairid menjelaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini lebih memprioritaskan pengadaan perlengkapan untuk mendukung operasional personel yang bertugas di lapangan.

Baca Juga :  Target 100, Pemko Palangka Raya Selesaikan Perbaikan 93 Ruas Jalan

“Kita mengajukan peralatan. Khususnya kelengkapan personel untuk 12 regu yang saat ini bertugas di lapangan,” ujarnya.

Dia mengatakan. Kebutuhan operasional sementara masih didukung melalui anggaran BPBD Kota Palangka Raya. Namun apabila kebutuhan meningkat, pemerintah daerah dapat mengajukan bantuan tambahan kepada BNPB.

Selain dukungan penanganan darurat, Fairid juga mengungkapkan Kota Palangka Raya sebelumnya telah memperoleh bantuan Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pascabencana. Pemerintah kota berencana kembali mengusulkan program serupa untuk tahun anggaran berikutnya.

“Palangka Raya sebelumnya mendapatkan bantuan Dana RR pasca 2019. Kami juga akan mengusulkan kembali untuk tahun depan,” katanya.

Menurut Fairid. Dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk memperkuat kesiapan personel, khususnya menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga September mendatang.

Baca Juga :  Anggaran Terbatas, Pemko Palangka Raya Tunda Relokasi Korban Longsor Flamboyan Bawah

Dia berharap seluruh kebutuhan peralatan dan dukungan operasional dapat segera terpenuhi sehingga penanganan karhutla di Kota Palangka Raya dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru