Musyawarah Kedamangan Sukamara 2026 Resmi Dibuka, Lestarikan Budaya dan Jaga Keharmonisan

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Sukamara Nur Effendi. Menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kedamangan Kabupaten Sukamara Tahun 2026, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut. Nur Effendi menyampaikan bahwa Musyawarah Kedamangan memiliki arti penting sebagai ruang untuk menyatukan gagasan, mempererat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah terbaik dalam mendukung pelestarian adat istiadat Dayak di Kabupaten Sukamara.

“Keberadaan Damang dan seluruh perangkat adat memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat. Selain itu, lembaga adat juga berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat secara bijaksana serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Nur Effendi.

Baca Juga :  Komitmen Sukamara Menyala! Fokus Penambahan Jaringan Listrik dan Unit Trafo di Beberapa Lokasi

Ia berharap. Musyawarah Kedamangan dapat menghasilkan berbagai gagasan dan keputusan yang mampu memperkuat kelembagaan adat. Sekaligus mendukung pelestarian budaya Dayak di Kabupaten Sukamara.

“Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan lembaga adat, dalam menjaga nilai-nilai budaya serta memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat,” tandasnya. (iza/kpg)

SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Sukamara Nur Effendi. Menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kedamangan Kabupaten Sukamara Tahun 2026, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut. Nur Effendi menyampaikan bahwa Musyawarah Kedamangan memiliki arti penting sebagai ruang untuk menyatukan gagasan, mempererat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah terbaik dalam mendukung pelestarian adat istiadat Dayak di Kabupaten Sukamara.

Electronic money exchangers listing

“Keberadaan Damang dan seluruh perangkat adat memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat. Selain itu, lembaga adat juga berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat secara bijaksana serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Nur Effendi.

Baca Juga :  Komitmen Sukamara Menyala! Fokus Penambahan Jaringan Listrik dan Unit Trafo di Beberapa Lokasi

Ia berharap. Musyawarah Kedamangan dapat menghasilkan berbagai gagasan dan keputusan yang mampu memperkuat kelembagaan adat. Sekaligus mendukung pelestarian budaya Dayak di Kabupaten Sukamara.

“Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan lembaga adat, dalam menjaga nilai-nilai budaya serta memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat,” tandasnya. (iza/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru