
Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati H Ahmad Jayadikarta saat peringatan hari lingkungan hidup belum lama tadi.(IST)
PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau mulai menata kawasan rest area menjadi ruang publik yang hijau, asri, dan ramah lingkungan melalui aksi penanaman pohon serta kegiatan bersih-bersih dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, Sekretaris Daerah Tony Harisinta, serta unsur Forkopimda.
Bupati Ahmad Rifa’i mengatakan, penghijauan kawasan rest area merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus menghadirkan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, kawasan tersebut masih dalam tahap awal pembangunan sehingga berbagai sarana pendukung akan terus dilengkapi secara bertahap. Penanaman pohon menjadi langkah awal untuk membangun karakter kawasan yang lebih teduh dan memiliki nilai ekologis.
“Ini kali pertama kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon di rest area ini. Fasilitas memang masih terbatas karena kawasan ini masih dalam tahap awal pembangunan,” ujarnya, belum lama ini.
Tak hanya berfokus pada penghijauan, Pemkab Pulang Pisau juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung guna menjaga kebersihan kawasan.
Dinas terkait diminta segera menyediakan tempat sampah terpilah serta papan informasi dan edukasi bagi masyarakat yang berkunjung.
Upaya tersebut dilakukan untuk membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan di fasilitas publik.
Pemerintah berharap keberadaan rest area tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Pulang Pisau juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga alam, mulai dari menanam pohon di lingkungan sekitar hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan penataan berbasis lingkungan tersebut, kawasan rest area diharapkan berkembang menjadi ruang publik yang nyaman, hijau, sekaligus menjadi wajah baru Pulang Pisau yang mencerminkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.(art/kpg)
Usai Safari Jumat, Bupati Barito Utara Shalahuddin meninjau pembangunan jalan di Gunung Purei dan Teweh…
Amanda Manopo mengendus ada yang tidak beres dalam manajamen perusahaan. Dia pun mendatangi Polres Metro…
Kalau sedang mencari camilan praktis dengan bahan yang sangat sederhana, Crispy Potato bisa menjadi pilihan…
Indonesia memiliki banyak teknik memasak tradisional yang ternyata memiliki kemiripan dengan teknik memasak dari berbagai…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan di balik keputusan pembantaran penahanan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut…
Jika sedang mencari ide lauk yang praktis tetapi tetap terasa spesial, Black Pepper Chicken atau…