26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Heriyus Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Atlet Murung Raya Dipastikan Terlindungi Jelang Porprov XIII

MURUNG RAYA, PROKALTENG.CO – Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Kabupaten Murung Raya (Mura) jelang Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 langsung dipimpin Bupati Murung Raya, Heriyus. Dalam rakor yang digelar di Aula Dewan Adat Dayak (DAD), Jumat (27/2/2026), Heriyus menegaskan target realistis: Murung Raya minimal harus mampu menembus papan tengah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng di Pangkalan Bun.

Sebagai Ketua KONI Murung Raya masa bakti 2024–2027, Heriyus memastikan seluruh cabang olahraga (cabor) benar-benar siap, mulai dari pembinaan, seleksi atlet hingga kesiapan anggaran. Konsolidasi ini dinilai krusial agar capaian Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 lebih baik dibanding edisi sebelumnya.

“Saya apresiasi jajaran pengurus KONI dan seluruh koordinator cabor yang sudah bergerak cepat. Lewat rakor ini kita pastikan semua cabor siap, baik dari sisi pembinaan, seleksi atlet sampai anggaran. Target kita jelas, prestasi harus naik. Minimal papan tengah itu wajib tercapai,” tegas Heriyus.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pengurus cabor dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Evaluasi menyeluruh terhadap capaian sebelumnya harus dilakukan agar kekurangan tidak terulang.

Baca Juga :  Bupati Mura Lantik BPD Permata Intan dan Sumber Barito

“Diskusi harus cerdas dan membangun. Apa yang belum tercapai sebelumnya, kita benahi bersama. Jangan jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Tak hanya soal target medali, rakor juga membahas aspek perlindungan atlet. Pemkab Murung Raya bersama KONI menjalin kolaborasi strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan perlindungan bagi seluruh insan olahraga yang akan berlaga di Porprov XIII Kalteng.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Barito Utara Muara Teweh, Fajar Kunaefi, menegaskan komitmennya mendukung kontingen Murung Raya.

Electronic money exchangers listing

“Kami siap melayani dan memberikan perlindungan penuh bagi atlet Murung Raya,” kata Fajar.

Ia menjelaskan, ada dua program utama yang disiapkan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Melalui JKK, atlet mendapat perlindungan sejak berangkat dari penginapan menuju venue, saat bertanding, hingga kembali. Jika terjadi cedera, biaya pengobatan ditanggung sesuai kebutuhan medis tanpa batas plafon tertentu.

Sementara melalui JKM, ahli waris akan menerima santunan tunai apabila atlet meninggal dunia selama masa kepesertaan atau saat penyelenggaraan event. Termasuk santunan jika atlet mengalami cacat fungsi atau cacat tetap akibat kecelakaan saat bertanding.

Baca Juga :  Murung Raya Wakili Kalimantan Ikuti Seleksi Cakep

Dengan skema tersebut, atlet diharapkan bisa tampil maksimal tanpa dibayangi kekhawatiran soal biaya perawatan maupun risiko finansial.

Ketua Panitia Rakor KONI Murung Raya, Bertho K. Kondrat, menilai integrasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan Porprov.

“Olahraga prestasi itu risikonya tinggi, termasuk cedera berat. Karena itu mitigasi harus jelas. Kita ingin Porprov Kalteng sejalan dengan standar nasional seperti PON,” ujarnya.

Bertho juga mengingatkan pentingnya ketenangan mental atlet agar tercipta ekosistem olahraga yang aman dan bermartabat. Ia menambahkan, keberhasilan program perlindungan ini sangat bergantung pada akurasi data atlet. Setiap kontingen wajib memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atlet tercatat dengan benar.

Porprov XIII Kalimantan Tengah dijadwalkan berlangsung pada 4–10 Oktober 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Murung Raya pun bertekad tak hanya sukses dari sisi prestasi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesejahteraan para atlet yang membawa nama daerah. (irj)

MURUNG RAYA, PROKALTENG.CO – Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Kabupaten Murung Raya (Mura) jelang Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 langsung dipimpin Bupati Murung Raya, Heriyus. Dalam rakor yang digelar di Aula Dewan Adat Dayak (DAD), Jumat (27/2/2026), Heriyus menegaskan target realistis: Murung Raya minimal harus mampu menembus papan tengah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng di Pangkalan Bun.

Sebagai Ketua KONI Murung Raya masa bakti 2024–2027, Heriyus memastikan seluruh cabang olahraga (cabor) benar-benar siap, mulai dari pembinaan, seleksi atlet hingga kesiapan anggaran. Konsolidasi ini dinilai krusial agar capaian Porprov XIII Kalimantan Tengah 2026 lebih baik dibanding edisi sebelumnya.

“Saya apresiasi jajaran pengurus KONI dan seluruh koordinator cabor yang sudah bergerak cepat. Lewat rakor ini kita pastikan semua cabor siap, baik dari sisi pembinaan, seleksi atlet sampai anggaran. Target kita jelas, prestasi harus naik. Minimal papan tengah itu wajib tercapai,” tegas Heriyus.

Electronic money exchangers listing

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pengurus cabor dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Evaluasi menyeluruh terhadap capaian sebelumnya harus dilakukan agar kekurangan tidak terulang.

Baca Juga :  Bupati Mura Lantik BPD Permata Intan dan Sumber Barito

“Diskusi harus cerdas dan membangun. Apa yang belum tercapai sebelumnya, kita benahi bersama. Jangan jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Tak hanya soal target medali, rakor juga membahas aspek perlindungan atlet. Pemkab Murung Raya bersama KONI menjalin kolaborasi strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan perlindungan bagi seluruh insan olahraga yang akan berlaga di Porprov XIII Kalteng.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Barito Utara Muara Teweh, Fajar Kunaefi, menegaskan komitmennya mendukung kontingen Murung Raya.

“Kami siap melayani dan memberikan perlindungan penuh bagi atlet Murung Raya,” kata Fajar.

Ia menjelaskan, ada dua program utama yang disiapkan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Melalui JKK, atlet mendapat perlindungan sejak berangkat dari penginapan menuju venue, saat bertanding, hingga kembali. Jika terjadi cedera, biaya pengobatan ditanggung sesuai kebutuhan medis tanpa batas plafon tertentu.

Sementara melalui JKM, ahli waris akan menerima santunan tunai apabila atlet meninggal dunia selama masa kepesertaan atau saat penyelenggaraan event. Termasuk santunan jika atlet mengalami cacat fungsi atau cacat tetap akibat kecelakaan saat bertanding.

Baca Juga :  Murung Raya Wakili Kalimantan Ikuti Seleksi Cakep

Dengan skema tersebut, atlet diharapkan bisa tampil maksimal tanpa dibayangi kekhawatiran soal biaya perawatan maupun risiko finansial.

Ketua Panitia Rakor KONI Murung Raya, Bertho K. Kondrat, menilai integrasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan Porprov.

“Olahraga prestasi itu risikonya tinggi, termasuk cedera berat. Karena itu mitigasi harus jelas. Kita ingin Porprov Kalteng sejalan dengan standar nasional seperti PON,” ujarnya.

Bertho juga mengingatkan pentingnya ketenangan mental atlet agar tercipta ekosistem olahraga yang aman dan bermartabat. Ia menambahkan, keberhasilan program perlindungan ini sangat bergantung pada akurasi data atlet. Setiap kontingen wajib memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atlet tercatat dengan benar.

Porprov XIII Kalimantan Tengah dijadwalkan berlangsung pada 4–10 Oktober 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Murung Raya pun bertekad tak hanya sukses dari sisi prestasi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesejahteraan para atlet yang membawa nama daerah. (irj)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/