“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pimpinan sinode, peserta, dan tamu undangan. Menjadi tuan rumah Sinode Umum XXV GKE merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Murung Raya,” ujar Heriyus.
Kembali Heriyus mengatakan, Sinode Umum bukan sekadar agenda organisasi gereja yang dilaksanakan setiap lima tahun, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual, evaluasi pelayanan, sekaligus forum untuk merumuskan arah pelayanan GKE pada masa mendatang.
Dengan tema “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran” sebagaimana tertuang dalam Efesus 5:8-9, menurutnya merupakan panggilan bagi gereja untuk terus menghadirkan nilai-nilai kasih, keadilan, dan kebenaran dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menambahkan, selama ini GKE telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pembinaan mental dan spiritual, pelayanan sosial, pendidikan, serta menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Murung Raya.
Pada kesempatan tersebut, Heriyus juga memperkenalkan Kabupaten Murung Raya sebagai daerah yang terus berkembang melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan potensi sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan di Murung Raya tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

