Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Bulik, BPBD Lamandau Kembali Tegaskan Imbauan Cegah Kebakaran Lahan

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kesadaran akan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah masyarakat tampaknya masih perlu terus ditingkatkan. Baik disengaja maupun akibat kelalaian, aksi pembakaran vegetasi yang berisiko memicu kebakaran luas kembali terjadi. Hal itu membuat Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamandau harus bergerak cepat ke lapangan.

Peristiwa karhutla terbaru terjadi di wilayah Jalan Maskaya Pengaruh RT 12, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Kamis (23/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan cepat dari tim di lapangan. Informasi awal kebakaran diterima melalui grup komunikasi internal BPBD dari anggota Tim Reaksi Cepat (TRC), Yulius Antung, dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket TRC, Riki Candara.

“Aksi pemadaman ini merupakan bentuk respon cepat tim gabungan dalam meminimalisir potensi penyebaran api yang lebih luas di lahan jenis tanah mineral tersebut,” ujar Hendikel.

Baca Juga :  Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres Lamandau Cek Alutsista Menyeluruh

Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau, dan Satpoldam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian

Proses pemadaman melibatkan sarana dan prasarana penanganan Karhutla secara optimal, di antaranya 3 Unit Truk Tangki Suplay Karhutla BPBD, 1 Unit Mesin Apung, 14 Roll Selang (besar dan kecil) serta 6 Buah Nozzel dan Peralatan pendukung lapangan (Parang, HT, dan perangkat komunikasi)

“Kebakaran yang melalap vegetasi simpukan kayu dengan tipe kebakaran permukaan ini menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5×10 m,” tuturnya.

Electronic money exchangers listing

Lanjut Berkat kerja keras dan sinergi tim di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.15 WIB menggunakan pasokan air dari truk tangki BPBD.

Baca Juga :  Halal Bihalal dan Pengajian Kebangsaan di Lamandau Perkuat Ukhuwah dan Kerukunan

Sebelum meninggalkan lokasi dan kembali ke Posko TRC-PB, seluruh personel melakukan konsolidasi dan pengecekan kelengkapan anggota untuk memastikan keselamatan tim.

BPBD Lamandau Tak Henti Imbau Masyarakat

Menanggapi pemicu kebakaran yang berawal dari pembakaran simpukan kayu ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau kembali mengimbau dan mengingatkan dengan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membakar lahan secara sembarangan, baik untuk alasan membuka lahan pertanian maupun pembersihan vegetasi.

“Kami Pihak BPBD menekankan bahwa cuaca dan kondisi vegetasi yang kering sangat rentan membuat kobaran api kecil menjalar menjadi kebakaran besar yang merugikan banyak pihak, merusak lingkungan, serta membahayakan kesehatan masyarakat akibat asap. Masyarakat diharapkan dapat saling menjaga dan segera melaporkan jika menemukan titik api di sekitarnya,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kesadaran akan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah masyarakat tampaknya masih perlu terus ditingkatkan. Baik disengaja maupun akibat kelalaian, aksi pembakaran vegetasi yang berisiko memicu kebakaran luas kembali terjadi. Hal itu membuat Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamandau harus bergerak cepat ke lapangan.

Peristiwa karhutla terbaru terjadi di wilayah Jalan Maskaya Pengaruh RT 12, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Kamis (23/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan cepat dari tim di lapangan. Informasi awal kebakaran diterima melalui grup komunikasi internal BPBD dari anggota Tim Reaksi Cepat (TRC), Yulius Antung, dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket TRC, Riki Candara.

Electronic money exchangers listing

“Aksi pemadaman ini merupakan bentuk respon cepat tim gabungan dalam meminimalisir potensi penyebaran api yang lebih luas di lahan jenis tanah mineral tersebut,” ujar Hendikel.

Baca Juga :  Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres Lamandau Cek Alutsista Menyeluruh

Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau, dan Satpoldam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian

Proses pemadaman melibatkan sarana dan prasarana penanganan Karhutla secara optimal, di antaranya 3 Unit Truk Tangki Suplay Karhutla BPBD, 1 Unit Mesin Apung, 14 Roll Selang (besar dan kecil) serta 6 Buah Nozzel dan Peralatan pendukung lapangan (Parang, HT, dan perangkat komunikasi)

“Kebakaran yang melalap vegetasi simpukan kayu dengan tipe kebakaran permukaan ini menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5×10 m,” tuturnya.

Lanjut Berkat kerja keras dan sinergi tim di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.15 WIB menggunakan pasokan air dari truk tangki BPBD.

Baca Juga :  Halal Bihalal dan Pengajian Kebangsaan di Lamandau Perkuat Ukhuwah dan Kerukunan

Sebelum meninggalkan lokasi dan kembali ke Posko TRC-PB, seluruh personel melakukan konsolidasi dan pengecekan kelengkapan anggota untuk memastikan keselamatan tim.

BPBD Lamandau Tak Henti Imbau Masyarakat

Menanggapi pemicu kebakaran yang berawal dari pembakaran simpukan kayu ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau kembali mengimbau dan mengingatkan dengan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membakar lahan secara sembarangan, baik untuk alasan membuka lahan pertanian maupun pembersihan vegetasi.

“Kami Pihak BPBD menekankan bahwa cuaca dan kondisi vegetasi yang kering sangat rentan membuat kobaran api kecil menjalar menjadi kebakaran besar yang merugikan banyak pihak, merusak lingkungan, serta membahayakan kesehatan masyarakat akibat asap. Masyarakat diharapkan dapat saling menjaga dan segera melaporkan jika menemukan titik api di sekitarnya,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru