Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres Lamandau Cek Alutsista Menyeluruh

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono menggelar apel kesiapsiagaan bersama jajaran Polsek di halaman Mapolres Lamandau, Selasa (21/7/2026). Apel ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dini memasuki musim kemarau di wilayah Kabupaten Lamandau.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres langsung mengecek kelengkapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Mulai dari mesin pompa air, selang, kendaraan operasional roda dua maupun roda empat, hingga alat pemadam manual milik Polres maupun jajaran Polsek jajaran dipastikan berfungsi dengan optimal.

Pengecekan tidak hanya berfokus pada kelayakan alat, namun juga mencakup kesiapan fisik serta pemahaman personel dalam mengoperasikan alutsista pemadam kebakaran. AKBP Joko Handono memastikan bahwa seluruh regu penindak karhutla siap diturunkan sewaktu-waktu ke lokasi bencana.

Baca Juga :  Pimpin Apel Siaga Karhutla, Pj Bupati Said Salim Tegaskan Sarpras Memadai

“Masalah karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terpadu, pencegahan dini jauh lebih efektif ketimbang melakukan pemadaman saat api sudah membesar dan meluas di wilayah perkebunan atau hutan,” ujarnya.

Ia menekankan kepada seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek, untuk terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan pemandangan asap maupun hotspot.

“Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga diminta untuk semakin diperkuat,” tuturnya.

Selain itu, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Electronic money exchangers listing

Lanjut ia, tindakan pembakaran lahan secara sembarangan tidak hanya merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang sangat tegas.

Baca Juga :  Arus Mudik Belum Ramai, Polres Lamandau Pastikan Pengamanan Maksimal

“Kami mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan. Membakar hutan dan lahan ada sanksi pidananya. Mari kita jaga lingkungan kita bersama demi kesehatan anak cucu kita ke depan,” ujar AKBP Joko Handono di sela-sela pemeriksaan pasukan.

Dengan digelarnya apel kesiapsiagaan ini, Polres Lamandau berharap seluruh unsur pengamanan siap siaga menghadapi segala potensi karhutla di tahun 2026, sehingga wilayah Kabupaten Lamandau dapat terbebas dari bencana asap. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono menggelar apel kesiapsiagaan bersama jajaran Polsek di halaman Mapolres Lamandau, Selasa (21/7/2026). Apel ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dini memasuki musim kemarau di wilayah Kabupaten Lamandau.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres langsung mengecek kelengkapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Mulai dari mesin pompa air, selang, kendaraan operasional roda dua maupun roda empat, hingga alat pemadam manual milik Polres maupun jajaran Polsek jajaran dipastikan berfungsi dengan optimal.

Pengecekan tidak hanya berfokus pada kelayakan alat, namun juga mencakup kesiapan fisik serta pemahaman personel dalam mengoperasikan alutsista pemadam kebakaran. AKBP Joko Handono memastikan bahwa seluruh regu penindak karhutla siap diturunkan sewaktu-waktu ke lokasi bencana.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pimpin Apel Siaga Karhutla, Pj Bupati Said Salim Tegaskan Sarpras Memadai

“Masalah karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terpadu, pencegahan dini jauh lebih efektif ketimbang melakukan pemadaman saat api sudah membesar dan meluas di wilayah perkebunan atau hutan,” ujarnya.

Ia menekankan kepada seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek, untuk terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan pemandangan asap maupun hotspot.

“Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga diminta untuk semakin diperkuat,” tuturnya.

Selain itu, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Lanjut ia, tindakan pembakaran lahan secara sembarangan tidak hanya merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang sangat tegas.

Baca Juga :  Arus Mudik Belum Ramai, Polres Lamandau Pastikan Pengamanan Maksimal

“Kami mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan. Membakar hutan dan lahan ada sanksi pidananya. Mari kita jaga lingkungan kita bersama demi kesehatan anak cucu kita ke depan,” ujar AKBP Joko Handono di sela-sela pemeriksaan pasukan.

Dengan digelarnya apel kesiapsiagaan ini, Polres Lamandau berharap seluruh unsur pengamanan siap siaga menghadapi segala potensi karhutla di tahun 2026, sehingga wilayah Kabupaten Lamandau dapat terbebas dari bencana asap. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru