NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau. Menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Fokus utama dalam arahan tersebut mencakup pengendalian inflasi daerah tahun 2026, dukungan Program 3 Juta Rumah, serta percepatan sertifikasi produk halal.
Rakor yang digelar secara virtual tersebut diikuti oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam Setda Lamandau, Meigo Bazer, mewakili Bupati Lamandau. Bertempat di ruang rapat bupati, kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Meigo Bazer menegaskan bahwa poin-poin yang disampaikan dalam rakor akan menjadi panduan strategis bagi daerah dalam mengambil langkah-langkah konkret.
“Hasil rakor ini sangat krusial, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta menyukseskan program strategis nasional yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Meigo Bazer, Rabu (22/4) kepada Wartawan.
Dalam pembahasan, Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa pengendalian inflasi daerah harus dilakukan secara terukur melalui penguatan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan pengawasan harga kebutuhan pokok di pasar.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memperkuat dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah melalui penyediaan data yang akurat, percepatan perizinan, serta koordinasi lintas sektor guna mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
Sementara itu, terkait sertifikasi produk halal, pemerintah daerah didorong untuk aktif memfasilitasi pelaku UMKM agar dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas akses pasar.
“Pemkab Lamandau menegaskan seluruh hasil dan arahan dalam rakor tersebut akan segera ditindaklanjuti secara konkret sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya. (bib)


