Tak Kenal Lelah! Personel BPBD Lamandau 9 Jam Berjibaku Padamkan 20 Hektare Karhutla di Sematu Jaya

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau menunjukkan aksi heroik layaknya petarung sejati.

Selama hampir sembilan jam, petugas berjibaku menaklukkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih 20 hektar di Desa Jangkar Prima (SP 4), Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Selasa (18/8/2026).

Laporan kebakaran pertama kali diterima melalui Grup Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Lamandau dari seorang pelapor bernama Vicky, yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota piket TRC, Dedi Noverli.

Tim yang dikerahkan dari Pos TRC bergegas menuju lokasi pada pukul 12.55 WIB. Medan yang sulit di atas tanah jenis mineral dengan vegetasi semak belukar yang kering membuat api dengan cepat merambat di permukaan tanah.

Baca Juga :  PC IAI Lamandau Gelar Senam Sehat dan Edukasi Obat Bersama Apoteker

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi bahwa sebanyak 17 personel diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengendalikan amukan si jago merah.

“Tim di lapangan bekerja ekstra keras dari siang hingga malam hari. Berkat kerja sama dan perjuangan tanpa kenal lelah, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.40 WIB saat tim kembali ke pos,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi awak media.

Dalam operasi pemadaman skala cukup besar ini, BPBD Lamandau memobilisasi armada penuh beserta peralatan pendukung, di antaranya:

Electronic money exchangers listing

* 2 unit Truk Tangki BPBD

* 1 unit Mobil Slip-On

* 1 unit Mobil Operasional dan 1 unit Mobil Pick Up

* 2 unit Mesin Apung dengan memanfaatkan air dari parit galian sekitar lokasi

Baca Juga :  Diawali dari Sumber Cahaya, Safari Ramadan Diharapkan Memberi Keberkahan

* 29 roll selang (4 besar, 25 kecil) dan 6 buah nozzel

* 1 unit Drone untuk pemantauan pemetaan area terbakar dari udara

“Meskipun sumber api yang membakar lahan seluas 20 hektare tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib, situasi di lokasi saat ini sudah aman dan terkendali,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau menunjukkan aksi heroik layaknya petarung sejati.

Selama hampir sembilan jam, petugas berjibaku menaklukkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas kurang lebih 20 hektar di Desa Jangkar Prima (SP 4), Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Selasa (18/8/2026).

Laporan kebakaran pertama kali diterima melalui Grup Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Lamandau dari seorang pelapor bernama Vicky, yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota piket TRC, Dedi Noverli.

Electronic money exchangers listing

Tim yang dikerahkan dari Pos TRC bergegas menuju lokasi pada pukul 12.55 WIB. Medan yang sulit di atas tanah jenis mineral dengan vegetasi semak belukar yang kering membuat api dengan cepat merambat di permukaan tanah.

Baca Juga :  PC IAI Lamandau Gelar Senam Sehat dan Edukasi Obat Bersama Apoteker

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi bahwa sebanyak 17 personel diterjunkan langsung ke lapangan untuk mengendalikan amukan si jago merah.

“Tim di lapangan bekerja ekstra keras dari siang hingga malam hari. Berkat kerja sama dan perjuangan tanpa kenal lelah, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.40 WIB saat tim kembali ke pos,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi awak media.

Dalam operasi pemadaman skala cukup besar ini, BPBD Lamandau memobilisasi armada penuh beserta peralatan pendukung, di antaranya:

* 2 unit Truk Tangki BPBD

* 1 unit Mobil Slip-On

* 1 unit Mobil Operasional dan 1 unit Mobil Pick Up

* 2 unit Mesin Apung dengan memanfaatkan air dari parit galian sekitar lokasi

Baca Juga :  Diawali dari Sumber Cahaya, Safari Ramadan Diharapkan Memberi Keberkahan

* 29 roll selang (4 besar, 25 kecil) dan 6 buah nozzel

* 1 unit Drone untuk pemantauan pemetaan area terbakar dari udara

“Meskipun sumber api yang membakar lahan seluas 20 hektare tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib, situasi di lokasi saat ini sudah aman dan terkendali,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru