PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan ekstrem melalui penguatan program perlindungan sosial ketenagakerjaan. Langkah itu dibahas dalam High Level Meeting II Upaya Pengentasan Kemiskinan melalui Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Hotel Mercure Pangkalan Bun, baru-baru ini.
Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Lamandau terus mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja. Program tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat berdampak pada menurunnya kesejahteraan keluarga.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lamandau, Asisten Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, jajaran kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (16/5), Rizky mengatakan perlindungan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Lamandau.
“Program perlindungan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk memberikan jaminan kepada pekerja saat menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian yang berdampak pada hilangnya sumber penghasilan keluarga,” ujarnya.
Menurut dia, sinergi lintas sektor perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program perlindungan sosial dapat berjalan maksimal hingga menyentuh masyarakat di tingkat bawah.
Rizky menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Dia meminta seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, hingga pihak swasta tidak kendor dalam meningkatkan capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lamandau.
Selain itu, bupati turut mengapresiasi capaian yang telah diraih selama ini dan berharap menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan bagi masyarakat pekerja.
“Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan pekerja meningkat dan pengentasan kemiskinan bisa dipercepat,” pungkasnya. (bib)


