Sampah Meningkat, Bupati Lamandau Siapkan Armada hingga Hidupkan Bank Sampah

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya menangani persoalan sampah lingkungan yang kian meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah. Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyebut langkah konkret tengah disiapkan, mulai dari penambahan armada hingga penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Rizky, penanganan sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan warga dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Lamandau.

“Langkah ini kami ambil sebagai respons atas meningkatnya volume sampah seiring aktivitas ekonomi. Ini bukan hanya soal estetika, tapi menyangkut kesehatan dan ekosistem,” ujarnya, Kamis (9/4).

Pemkab Lamandau, lanjut dia, akan memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah, termasuk menambah armada pengangkut dan mengoptimalkan fungsi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Pimpin Apel, Kadinkes Lamandau Tekankan Disiplin dan Gotong Royong

“Kami berencana menambah armada dan memaksimalkan TPA agar mampu menampung sampah lebih efektif. Harapannya, tumpukan sampah liar di permukiman bisa ditekan,” jelasnya.

Selain itu, edukasi masyarakat juga menjadi fokus utama. Rizky mengajak warga mulai memilah sampah dari rumah tangga sebagai langkah awal pengelolaan yang lebih efisien.

“Saya mengajak masyarakat memisahkan sampah organik dan anorganik. Kesadaran dari rumah tangga menjadi kunci keberhasilan program lingkungan,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Pemkab juga akan menggandeng pihak swasta dan komunitas untuk menghidupkan kembali program bank sampah. Skema ini diharapkan mampu mengolah limbah bernilai ekonomis sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi warga.

“Melalui bank sampah, kita dorong ekonomi sirkular yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Rizky.

Baca Juga :  Kalteng Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Amplifikasi Komunikasi Pemerintah

Ia berharap seluruh perangkat daerah bisa bersinergi agar program penanganan sampah berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Saya yakin dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, persoalan sampah bisa diatasi. Ini bagian dari upaya mewariskan lingkungan yang bersih bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya menangani persoalan sampah lingkungan yang kian meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah. Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyebut langkah konkret tengah disiapkan, mulai dari penambahan armada hingga penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Rizky, penanganan sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi berkaitan langsung dengan kesehatan warga dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Lamandau.

“Langkah ini kami ambil sebagai respons atas meningkatnya volume sampah seiring aktivitas ekonomi. Ini bukan hanya soal estetika, tapi menyangkut kesehatan dan ekosistem,” ujarnya, Kamis (9/4).

Electronic money exchangers listing

Pemkab Lamandau, lanjut dia, akan memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah, termasuk menambah armada pengangkut dan mengoptimalkan fungsi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Baca Juga :  Pimpin Apel, Kadinkes Lamandau Tekankan Disiplin dan Gotong Royong

“Kami berencana menambah armada dan memaksimalkan TPA agar mampu menampung sampah lebih efektif. Harapannya, tumpukan sampah liar di permukiman bisa ditekan,” jelasnya.

Selain itu, edukasi masyarakat juga menjadi fokus utama. Rizky mengajak warga mulai memilah sampah dari rumah tangga sebagai langkah awal pengelolaan yang lebih efisien.

“Saya mengajak masyarakat memisahkan sampah organik dan anorganik. Kesadaran dari rumah tangga menjadi kunci keberhasilan program lingkungan,” tegasnya.

Pemkab juga akan menggandeng pihak swasta dan komunitas untuk menghidupkan kembali program bank sampah. Skema ini diharapkan mampu mengolah limbah bernilai ekonomis sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi warga.

“Melalui bank sampah, kita dorong ekonomi sirkular yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Rizky.

Baca Juga :  Kalteng Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Amplifikasi Komunikasi Pemerintah

Ia berharap seluruh perangkat daerah bisa bersinergi agar program penanganan sampah berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Saya yakin dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, persoalan sampah bisa diatasi. Ini bagian dari upaya mewariskan lingkungan yang bersih bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru