NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan dekat Bandara Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, hingga Kamis (6/8) malam belum sepenuhnya padam.
Tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di tengah medan yang sulit, akses terbatas, dan minimnya sumber air.
Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur penanggulangan bencana bergelut memadamkan api yang membakar semak belukar di beberapa titik lokasi, salah satunya di Area Bandara Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Kamis (6/8).
Laporan kebakaran lahan tersebut pertama kali diterima oleh petugas piket Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dari Babinsa Desa Batu Kotam.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 14.26 WIB setelah menerima laporan. Pemadaman berlangsung hingga pukul 19.00 WIB,” ujar Hendikel.
Berdasarkan data titik koordinat (2,287262S,111,431009E), kebakaran ini melanda area semak belukar di atas jenis tanah gambut dan mineral seluas kurang lebih 2 hektare. Tipe kebakaran tergolong kebakaran permukaan.
Proses pemadaman di lapangan melibatkan kekuatan penuh personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Lamandau, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Brimob, Tagana, karyawan PT. MML, serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sejumlah sarana dan prasarana dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah, di antaranya 1 unit truk tangki, 2 unit mobil slip on, 2 unit mobil operasional BPBD, 2 unit mesin apung, belasan roll selang, nozzle, parang, serta 1 unit drone untuk pemantauan udara.
Meski pemadaman telah berlangsung selama beberapa jam memanfaatkan sumber air dari parit galian terdekat, api belum sepenuhnya padam.


