NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kabar baik angin segar menghampiri para petani kelapa sawit di wilayah Kabupaten Lamandau. Setelah adanya himbauan tegas dari Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di daerah tersebut terpantau mulai menaikkan harga beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
Langkah responsif dari pihak PKS ini langsung disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh masyarakat, khususnya para petani mandiri yang menggantungkan pencahariannya pada sektor perkebunan ini.
Salah satu petani kelapa sawit setempat, Andi, mengungkapkan rasa bahagianya atas perubahan tren harga yang mulai positif ini.
“Alhamdulillah sudah mulai naik, semoga kedepan tidak ada lagi penurunan harga,” ungkap Andi dengan nada penuh syukur saat diwawancarai oleh awak media pada Kamis (4/6).
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun di lapangan, beberapa PKS telah menyesuaikan daftar harga beli TBS mereka. Bahkan, beberapa lini kategori menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan (tanda panah naik).
Berikut adalah rincian update harga TBS di beberapa PKS sewilayah Kabupaten Lamandau:
- PILAR:
R3: Rp 3.730 ⬆️
R2: Rp 3.695 ⬆️
R1: Rp 3.465 ⬆️
- PAM: Rp 3.250
- SAL: Rp 3.220
- MMAL (MENTHOBI): Rp 3.200
- KSO: Rp 3.170
- SKM TAP: Rp 2.900
- SLR: Rp 2.750
Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani local serta menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Lamandau. Warga juga berharap agar pengawasan terhadap ketetapan harga TBS ini terus dipantau oleh pemerintah daerah agar pihak PKS tetap mematuhi regulasi yang berkeadilan bagi petani. (bib)


