34.6 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Pasar Penyeimbang di Dua Kelurahan Diserbu Warga

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kelurahan Mentawa Baru Hulu dan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diserbu oleh warga masyarakat sekitar, pada Minggu (30/10) pagi. Mereka ingin mendapatkan harga sembako murah dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Karena dua kelurahan tersebut di tunjuk untuk melakukan pasar penyeimbang.

Camat Mentawa Baru Ketapang Eddy Hidayat Setiadi melalui Sekertaris Camat Irpansyah, mengatakan Pemerintah Provinsi Kalteng telah menunjuk dua kelurahan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, untuk menggelar pasar penyeimbang. Hal itu merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi untuk menekan inflasi maupun menanggulangi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan pasar penyeimbang di dua kelurahan yang ada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” kata     Irpansyah, Minggu (30/10).

Baca Juga :  Perda PLPPB Penting untuk Menjaga Ketahanan Pangan Daerah

Menurutnya Pasar penyeimbang ini merupakan kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan pemerintah provinsi, Sebelumnya pasar penyeimbang juga telah dilaksanakan di beberapa tempat di Kabupaten Kotim seperti di taman kota dan di Kecamatan Baamang.

“Untuk pasar penyeimbang hari ini pemerintah provinsi menyiapkan paket sembako murah, sebanyak 1000 paket dan dibagi untuk dua kelurahan tersebut, Masing-masing-masing kelurahan mendapat 500 paket,” ujar Irpansyah.

Dirinya mengatakan paket sembako murah tersebut harusnya dijual Per paket senilai Rp150 ribu, namun mendapatkan subsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalteng sebesar Rp100 ribu per paket, sehingga masyarakat hanya membayar Rp.50 ribu per paketnya.

“Dalam paket yang dijual Rp 50 ribi tersebut berisikan beras 5 kilogram, Minyak Goreng 2 kilogram, Gula pasir 2 kilogram, satu kaleng susu kental manis dan satu kaleng sarden,” sampainya.

Baca Juga :  Berikan Pelayanan Maksimalkan, RSUD dr Murjani Terapkan Program 6R

Sementara Lurah Mentawa Baru Hulu, Legendaria Okta mengatakan dengan adanya pasar penyeimbang dengan menjual sembako murah ini sangat membantu masyarakat di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, dan juga meringankan beban mereka di tengah naik harga sembako di pasaran saat ini.

“Warga kami sangat antusias dan terbantukan, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kecamatan atas digelarnya kegiatan pasar penyeimbang ini, semoga kegiatan ini dilakukan hingga akhir tahun nanti,” tutupnya (bah)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kelurahan Mentawa Baru Hulu dan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diserbu oleh warga masyarakat sekitar, pada Minggu (30/10) pagi. Mereka ingin mendapatkan harga sembako murah dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Karena dua kelurahan tersebut di tunjuk untuk melakukan pasar penyeimbang.

Camat Mentawa Baru Ketapang Eddy Hidayat Setiadi melalui Sekertaris Camat Irpansyah, mengatakan Pemerintah Provinsi Kalteng telah menunjuk dua kelurahan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, untuk menggelar pasar penyeimbang. Hal itu merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi untuk menekan inflasi maupun menanggulangi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan pasar penyeimbang di dua kelurahan yang ada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” kata     Irpansyah, Minggu (30/10).

Baca Juga :  Perda PLPPB Penting untuk Menjaga Ketahanan Pangan Daerah

Menurutnya Pasar penyeimbang ini merupakan kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan pemerintah provinsi, Sebelumnya pasar penyeimbang juga telah dilaksanakan di beberapa tempat di Kabupaten Kotim seperti di taman kota dan di Kecamatan Baamang.

“Untuk pasar penyeimbang hari ini pemerintah provinsi menyiapkan paket sembako murah, sebanyak 1000 paket dan dibagi untuk dua kelurahan tersebut, Masing-masing-masing kelurahan mendapat 500 paket,” ujar Irpansyah.

Dirinya mengatakan paket sembako murah tersebut harusnya dijual Per paket senilai Rp150 ribu, namun mendapatkan subsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalteng sebesar Rp100 ribu per paket, sehingga masyarakat hanya membayar Rp.50 ribu per paketnya.

“Dalam paket yang dijual Rp 50 ribi tersebut berisikan beras 5 kilogram, Minyak Goreng 2 kilogram, Gula pasir 2 kilogram, satu kaleng susu kental manis dan satu kaleng sarden,” sampainya.

Baca Juga :  Berikan Pelayanan Maksimalkan, RSUD dr Murjani Terapkan Program 6R

Sementara Lurah Mentawa Baru Hulu, Legendaria Okta mengatakan dengan adanya pasar penyeimbang dengan menjual sembako murah ini sangat membantu masyarakat di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, dan juga meringankan beban mereka di tengah naik harga sembako di pasaran saat ini.

“Warga kami sangat antusias dan terbantukan, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kecamatan atas digelarnya kegiatan pasar penyeimbang ini, semoga kegiatan ini dilakukan hingga akhir tahun nanti,” tutupnya (bah)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru