Upaya Pencegahan Sejak Dini! Dinkes Kotim Bagikan 15 Ribu Masker ke Masyarakat, Juga Ada Cek Kesehatan Gratis

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai membagikan sedikitnya 15 ribu masker kepada masyarakat. Kegiatan itu sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembagian dilakukan di sejumlah titik keramaian selama tiga hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim yang juga Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Umar Kaderi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan pembagian masker telah dimulai pada Senin (27/7) sore di Pasar Al Kamal. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.

“Pembagian masker sudah kami mulai pada Senin sore di Pasar Al Kamal bersamaan dengan kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Selanjutnya pada Selasa dan Rabu pagi kami lanjutkan di lima titik persimpangan di Kota Sampit,” ujarnya, Selasa (28/7).

Baca Juga :  Belum Ada Laporan Masalah Kesehatan Korban Banjir, Umar : Harus Tetap Waspada

Lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker pada 28 hingga 29 Juli yakni Simpang Pelita-HM Arsyad, Simpang Perpustakaan Daerah, Simpang Taman Kota, Simpang SMKN 1-SMAN 3, serta Simpang Sari Gading-Christofel Mihing. Titik-titik tersebut dipilih karena memiliki aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup padat.

Secara keseluruhan, Dinkes Kotim menyiapkan 240 boks masker dewasa atau sekitar 12 ribu lembar, serta 100 boks masker anak atau sebanyak tiga ribu lembar. Total sebanyak 15 ribu masker akan dibagikan kepada masyarakat.

“Kami menyiapkan 12 ribu masker dewasa dan tiga ribu masker anak untuk dibagikan kepada masyarakat di lokasi-lokasi yang telah ditentukan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kualitas udara menurun akibat kabut asap. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pesan Wabup untuk Para Juara : Teruslah Berlatih dan Tingkatkan Prestasi

“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila mulai terpapar kabut asap. Upaya pencegahan sejak dini akan lebih baik untuk melindungi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” pungkasnya. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai membagikan sedikitnya 15 ribu masker kepada masyarakat. Kegiatan itu sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pembagian dilakukan di sejumlah titik keramaian selama tiga hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim yang juga Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Umar Kaderi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan pembagian masker telah dimulai pada Senin (27/7) sore di Pasar Al Kamal. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.

“Pembagian masker sudah kami mulai pada Senin sore di Pasar Al Kamal bersamaan dengan kegiatan Cek Kesehatan Gratis. Selanjutnya pada Selasa dan Rabu pagi kami lanjutkan di lima titik persimpangan di Kota Sampit,” ujarnya, Selasa (28/7).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Belum Ada Laporan Masalah Kesehatan Korban Banjir, Umar : Harus Tetap Waspada

Lokasi yang menjadi sasaran pembagian masker pada 28 hingga 29 Juli yakni Simpang Pelita-HM Arsyad, Simpang Perpustakaan Daerah, Simpang Taman Kota, Simpang SMKN 1-SMAN 3, serta Simpang Sari Gading-Christofel Mihing. Titik-titik tersebut dipilih karena memiliki aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang cukup padat.

Secara keseluruhan, Dinkes Kotim menyiapkan 240 boks masker dewasa atau sekitar 12 ribu lembar, serta 100 boks masker anak atau sebanyak tiga ribu lembar. Total sebanyak 15 ribu masker akan dibagikan kepada masyarakat.

“Kami menyiapkan 12 ribu masker dewasa dan tiga ribu masker anak untuk dibagikan kepada masyarakat di lokasi-lokasi yang telah ditentukan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kualitas udara menurun akibat kabut asap. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Baca Juga :  Pesan Wabup untuk Para Juara : Teruslah Berlatih dan Tingkatkan Prestasi

“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila mulai terpapar kabut asap. Upaya pencegahan sejak dini akan lebih baik untuk melindungi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” pungkasnya. (bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru