28.7 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Bupati : Berdosa Kita Jika Membiarkan Warga Kelaparan dan Sakit

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menjadi perhatian pemerintah setempat. Salah satu prioritasnya adalah menjamin kesehetan kepada masyarakat Kotim terlebih bagi mereka yang kurang mampu. Untuk itu, Bupati Kotim, Halikinnor menginstruksikan kepada camat, lurah, hingga kepala desa untuk mendata warga tidak mampu.

“Jika ada warga yang sakit apalagi sampai menahun, segera laporkan. Berdosa kita kalau ada warga yang kelaparan ataupun kesakitan kita biarkan,”tegasnya, Senin (25/10).

Halikinnor menerangkan Jika ditemukan ada warga yang mengalami sakit, dirinya meminta agar segera dibawa ke rumah sakit sehingga mendapat perawatan dari tim medis. Ditegaskannya, layanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kotim. Sehingga mereka yang tidak mampu juga berhak menerima layanan.

Baca Juga :  Bupati akan Berikan Fasilitas bagi Apoteker yang Ingin Bekerja di Pelosok

“Kalau rumah sakit tidak mau menangani warga kita yang tidak mampu, sebutkan nama saya. Saya akan bayar,”ucapnya.

Halikinnor menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 milIar lebih untuk  pengobatan warga yang sakit. Sehingga dirinya menghimbau agar jika ada kondisi seperti itu, segera dibawa berobat.

“Kesehatan dan pendidikan itu urusan wajib pemerintah daerah. Kami mempersiapkan anggaran Rp 50 miliar lebih hanya untuk mengobati warga Kotim,”tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah paket sembako dan beras di bulog untuk disalurkan kepada warganya yang tidak mampu tersebut. Karena ia tidak ingin melihat ada warganya yang kelaparan maupun kesakitan.(sli/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menjadi perhatian pemerintah setempat. Salah satu prioritasnya adalah menjamin kesehetan kepada masyarakat Kotim terlebih bagi mereka yang kurang mampu. Untuk itu, Bupati Kotim, Halikinnor menginstruksikan kepada camat, lurah, hingga kepala desa untuk mendata warga tidak mampu.

“Jika ada warga yang sakit apalagi sampai menahun, segera laporkan. Berdosa kita kalau ada warga yang kelaparan ataupun kesakitan kita biarkan,”tegasnya, Senin (25/10).

Halikinnor menerangkan Jika ditemukan ada warga yang mengalami sakit, dirinya meminta agar segera dibawa ke rumah sakit sehingga mendapat perawatan dari tim medis. Ditegaskannya, layanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kotim. Sehingga mereka yang tidak mampu juga berhak menerima layanan.

Baca Juga :  Bupati akan Berikan Fasilitas bagi Apoteker yang Ingin Bekerja di Pelosok

“Kalau rumah sakit tidak mau menangani warga kita yang tidak mampu, sebutkan nama saya. Saya akan bayar,”ucapnya.

Halikinnor menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 milIar lebih untuk  pengobatan warga yang sakit. Sehingga dirinya menghimbau agar jika ada kondisi seperti itu, segera dibawa berobat.

“Kesehatan dan pendidikan itu urusan wajib pemerintah daerah. Kami mempersiapkan anggaran Rp 50 miliar lebih hanya untuk mengobati warga Kotim,”tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah paket sembako dan beras di bulog untuk disalurkan kepada warganya yang tidak mampu tersebut. Karena ia tidak ingin melihat ada warganya yang kelaparan maupun kesakitan.(sli/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru