27.8 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024
spot_img

736 Nelayan di Kotim Terima BLT BBM

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sebanyak 736 nelayan, pembudidaya dan pengelola ikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Bantuan sebesar Rp.441. 600.00 diberikan Pemerintah Provinis Kalteng yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran kepada Bupati Kotim, H Halikinnor, Minggu (25/6).

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan, bantuan itu diberikan pihak Pemrov Kalteng setelah pemerintah menyesuaikan harga BBM, tentu berimbas kepada nelayan kecil. Apalagi ketika melaut mereka sangat tergantung pada BBM. Adanya BLT penyesuaian harga BBM kepada para nelayan, diharapkan bisa membantu dan meringankan pengeluaran kebutuhan para nelayan.

“Ini bantuan diberikan Pemrov Kalteng. Yang jelas adanya bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban para nelayan,” kata Halikinnor.

Baca Juga :  UMKM Dilatih Menjalankan Bisnis Online

Bupati menambahkan, BLT-BBM ini diberikan sesuai arahan pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, termasuk para nelayan. Bantuan BLT BBM itu disambut antusias oleh para nelayan pembudidaya dan pengelola ikan.

“Selaku nelayan, kami ucapan terima kasih atas kepedulian dari Pemerintah Provinsi Kalteng. Bantuan ini sangat diharapkan,” kata Tohari salah seorang nelayan.

Dia menyebutkan, dampak dari kenaikan BBM sangat dirasakan oleh para nelayan. Biaya operasional semakin membengkak, karena selama ini biaya kebutuhan BBM bertambah. “Pemenuhan kebutuhan BBM nelayan khsusnya di wilayah selatan ini sangat bergantung dengan warung. Saat hasil tangkapan nelayan tidak ada, nelayan masih bisa ngutang di warung. Artinya, harga (BBM) di warung akan lebih meningkat dibanding harga di SPBU,” tukasnya.

Baca Juga :  MERIAH! Ribuan Warga Kotim Turut Berselawat

Sekarang, kalau nelayan menghasilkan Rp 1 juta per hari, itu hanya cukup buat kebutuhan operasional untuk BBM dan kebutuhan alat pancing lainnya. (sli/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sebanyak 736 nelayan, pembudidaya dan pengelola ikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Bantuan sebesar Rp.441. 600.00 diberikan Pemerintah Provinis Kalteng yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran kepada Bupati Kotim, H Halikinnor, Minggu (25/6).

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan, bantuan itu diberikan pihak Pemrov Kalteng setelah pemerintah menyesuaikan harga BBM, tentu berimbas kepada nelayan kecil. Apalagi ketika melaut mereka sangat tergantung pada BBM. Adanya BLT penyesuaian harga BBM kepada para nelayan, diharapkan bisa membantu dan meringankan pengeluaran kebutuhan para nelayan.

“Ini bantuan diberikan Pemrov Kalteng. Yang jelas adanya bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban para nelayan,” kata Halikinnor.

Baca Juga :  UMKM Dilatih Menjalankan Bisnis Online

Bupati menambahkan, BLT-BBM ini diberikan sesuai arahan pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM, termasuk para nelayan. Bantuan BLT BBM itu disambut antusias oleh para nelayan pembudidaya dan pengelola ikan.

“Selaku nelayan, kami ucapan terima kasih atas kepedulian dari Pemerintah Provinsi Kalteng. Bantuan ini sangat diharapkan,” kata Tohari salah seorang nelayan.

Dia menyebutkan, dampak dari kenaikan BBM sangat dirasakan oleh para nelayan. Biaya operasional semakin membengkak, karena selama ini biaya kebutuhan BBM bertambah. “Pemenuhan kebutuhan BBM nelayan khsusnya di wilayah selatan ini sangat bergantung dengan warung. Saat hasil tangkapan nelayan tidak ada, nelayan masih bisa ngutang di warung. Artinya, harga (BBM) di warung akan lebih meningkat dibanding harga di SPBU,” tukasnya.

Baca Juga :  MERIAH! Ribuan Warga Kotim Turut Berselawat

Sekarang, kalau nelayan menghasilkan Rp 1 juta per hari, itu hanya cukup buat kebutuhan operasional untuk BBM dan kebutuhan alat pancing lainnya. (sli/ans/kpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru