22.7 C
Palangkaraya
Thursday, June 8, 2023

Bupati akan Memperjuangkan Semua Desa Teraliri Listrik

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan semua desa di daerah itu terang benderang dengan masuknya listrik PLN. Hal itu seiring dengan masih adanya puluhan desa khususnya di pedalaman yang belum teraliri listrik, dan hanya mengandalkan lampu tembok sebagai penerangan di malam hari.

“Sejauh ini masih ada 42 desa belum dialiri listrik PLN. Ini menjadi beban saya selaku bupati, dan saya inginkan semua desa di Kotim sudah merasakan listrik PLN,” ujar Bupati Kotim, Halikinnor, Kamis (8/9).

Dia mengaku, akan memperjuangkan bagaimana keinginannya tersebut bisa tercapai dengan dalam waktu dekat akan menemui General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Banjarmasin. “Dalam waktu dekat saya akan ke Banjarmasin untuk menemui GM PLN. Persoalan listrik di desa harus diwujudkan, karena listrik ini menjadi dambaan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Soroti Dua Tekon Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Adapun, beber bupati tujuan menghadap GM PLN yakni menanyakan ketersediaan anggaran dari pihak PLN untuk memasang jaringan listrik masuk desa yang ada di Kotim. Menurutnya, apabila PLN tidak ada anggaran dalam memasang jaringan, apakah boleh atau tidak dari APBD untuk menganggarkannya. Yang penting masyarakat bisa menikmati penerangan listrik, karena itu sudah merupakan kebutuhan dasar.

“Bagi masyarakat listrik sudah menjadi kebutuhan di era milenial saat ini. Dengan adanya PLN masuk desa, masyarakat akan merasakan manfaat dan kemudahan yang signifi kan,” tukasnya.

Misalnya saja anak-anak usia sekolah dapat dengan mudah belajar di malam hari. Dengan adanya PLN masuk desa diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. (sli/ans)

Baca Juga :  Soal HIV-Aids, Pemkab Kotim Studi Banding ke Kabupaten Banjar

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan semua desa di daerah itu terang benderang dengan masuknya listrik PLN. Hal itu seiring dengan masih adanya puluhan desa khususnya di pedalaman yang belum teraliri listrik, dan hanya mengandalkan lampu tembok sebagai penerangan di malam hari.

“Sejauh ini masih ada 42 desa belum dialiri listrik PLN. Ini menjadi beban saya selaku bupati, dan saya inginkan semua desa di Kotim sudah merasakan listrik PLN,” ujar Bupati Kotim, Halikinnor, Kamis (8/9).

Dia mengaku, akan memperjuangkan bagaimana keinginannya tersebut bisa tercapai dengan dalam waktu dekat akan menemui General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Banjarmasin. “Dalam waktu dekat saya akan ke Banjarmasin untuk menemui GM PLN. Persoalan listrik di desa harus diwujudkan, karena listrik ini menjadi dambaan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Penambahan Rute Penerbangan Bawa Dampak Positif Perekonomian Kotim

Adapun, beber bupati tujuan menghadap GM PLN yakni menanyakan ketersediaan anggaran dari pihak PLN untuk memasang jaringan listrik masuk desa yang ada di Kotim. Menurutnya, apabila PLN tidak ada anggaran dalam memasang jaringan, apakah boleh atau tidak dari APBD untuk menganggarkannya. Yang penting masyarakat bisa menikmati penerangan listrik, karena itu sudah merupakan kebutuhan dasar.

“Bagi masyarakat listrik sudah menjadi kebutuhan di era milenial saat ini. Dengan adanya PLN masuk desa, masyarakat akan merasakan manfaat dan kemudahan yang signifi kan,” tukasnya.

Misalnya saja anak-anak usia sekolah dapat dengan mudah belajar di malam hari. Dengan adanya PLN masuk desa diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. (sli/ans)

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Perusahaan dan Perbankan yang Memiliki Kepedulian Sosial

Most Read

Artikel Terbaru