Wabup Kotim Apresiasi Keterlibatan Dunia Usaha Perkuat Penanganan Karhutla

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati. Mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan kabut asap.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan peralatan pemadam kebakaran, pembagian masker hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak. Langkah ini dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayah operasionalnya.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotim, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan kepedulian sosialnya kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita di kecamatan maupun desa,” kata Irawati usai menerima bantuan peralatan pemadam di halaman Kantor BPBD Kotim, Sabtu (5/9).

Menurutnya, keberadaan peralatan pemadam di tingkat desa sangat strategis karena masyarakat menjadi salah satu unsur pertama, yang dapat melakukan penanganan ketika api muncul, khususnya di sekitar permukiman dan lahan warga.

Irawati mengatakan, berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla di Kotim tidak sekadar memberikan bantuan material. Sejumlah dukungan juga diarahkan langsung untuk memperkuat operasi pemadaman.

Baca Juga :  Samakan Persepsi dan Pemahaman untuk Menghindari Perselisihan

“Kalau saya melihat, saya sendiri yang langsung ke lapangan, dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kotim, keseriusan dari salah satu perusahaan yang ada di Kotim sungguh sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menyebut kontribusi tersebut antara lain berupa dukungan operasi water bombing, penyediaan armada pemadam kebakaran, suplai air untuk kebutuhan pemadaman, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Bukan hanya penanganan karhutla dari water bombing-nya, termasuk juga damkar, suplai air, tetapi layanan dasar untuk masyarakat juga dilakukan oleh mereka,” ungkapnya.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menjadi ancaman, pembagian masker juga dinilai penting sebagai langkah perlindungan awal bagi masyarakat. Terlebih, paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Selain itu, perusahaan turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Bantuan tersebut dinilai melengkapi upaya penanganan karhutla yang tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Pembangunan Pabrik Limbah B3 Dimulai, Bupati Minta Sudah Selesai Akhir Tahun Ini

“Bukan hanya bantuan berupa barang untuk penanganan karhutla, tetapi juga bantuan sosial lainnya berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh pihak perusahaan,” tambah Irawati.

Irawati berharap kepedulian tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya agar turut mengambil peran dalam menghadapi ancaman karhutla di Kotim. Menurutnya, luasnya wilayah dan kompleksitas penanganan kebakaran membuat pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

“Kita tidak bisa melaksanakan penanganan karhutla hanya satu pihak. Diperlukan komitmen bersama dari pemerintah daerah, TNI/Polri, pihak perusahaan atau swasta, masyarakat, dan relawan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor akan mempercepat mobilisasi personel, peralatan maupun bantuan ketika kebakaran terjadi. Dengan dukungan berbagai pihak, respons terhadap titik api di wilayah yang sulit dijangkau diharapkan dapat dilakukan lebih cepat.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih karena dukungan dan support dari perusahaan tersebut, tentunya sangat membantu dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kotim,” ucap Irawati.(bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati. Mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan kabut asap.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan peralatan pemadam kebakaran, pembagian masker hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak. Langkah ini dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayah operasionalnya.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kotim, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan kepedulian sosialnya kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara kita di kecamatan maupun desa,” kata Irawati usai menerima bantuan peralatan pemadam di halaman Kantor BPBD Kotim, Sabtu (5/9).

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, keberadaan peralatan pemadam di tingkat desa sangat strategis karena masyarakat menjadi salah satu unsur pertama, yang dapat melakukan penanganan ketika api muncul, khususnya di sekitar permukiman dan lahan warga.

Irawati mengatakan, berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla di Kotim tidak sekadar memberikan bantuan material. Sejumlah dukungan juga diarahkan langsung untuk memperkuat operasi pemadaman.

Baca Juga :  Samakan Persepsi dan Pemahaman untuk Menghindari Perselisihan

“Kalau saya melihat, saya sendiri yang langsung ke lapangan, dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kotim, keseriusan dari salah satu perusahaan yang ada di Kotim sungguh sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menyebut kontribusi tersebut antara lain berupa dukungan operasi water bombing, penyediaan armada pemadam kebakaran, suplai air untuk kebutuhan pemadaman, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Bukan hanya penanganan karhutla dari water bombing-nya, termasuk juga damkar, suplai air, tetapi layanan dasar untuk masyarakat juga dilakukan oleh mereka,” ungkapnya.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menjadi ancaman, pembagian masker juga dinilai penting sebagai langkah perlindungan awal bagi masyarakat. Terlebih, paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Selain itu, perusahaan turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Bantuan tersebut dinilai melengkapi upaya penanganan karhutla yang tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Pembangunan Pabrik Limbah B3 Dimulai, Bupati Minta Sudah Selesai Akhir Tahun Ini

“Bukan hanya bantuan berupa barang untuk penanganan karhutla, tetapi juga bantuan sosial lainnya berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh pihak perusahaan,” tambah Irawati.

Irawati berharap kepedulian tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya agar turut mengambil peran dalam menghadapi ancaman karhutla di Kotim. Menurutnya, luasnya wilayah dan kompleksitas penanganan kebakaran membuat pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

“Kita tidak bisa melaksanakan penanganan karhutla hanya satu pihak. Diperlukan komitmen bersama dari pemerintah daerah, TNI/Polri, pihak perusahaan atau swasta, masyarakat, dan relawan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor akan mempercepat mobilisasi personel, peralatan maupun bantuan ketika kebakaran terjadi. Dengan dukungan berbagai pihak, respons terhadap titik api di wilayah yang sulit dijangkau diharapkan dapat dilakukan lebih cepat.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih karena dukungan dan support dari perusahaan tersebut, tentunya sangat membantu dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kotim,” ucap Irawati.(bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru