PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Program pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak dalam rangka mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kegiatan yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 itu menghadirkan pelayanan kontrasepsi gratis serta penyuluhan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan reproduksi bagi masyarakat pedesaan.
Pelayanan KB dan penyuluhan KIE kesehatan reproduksi dipusatkan di Desa Sungai Hijau sebagai bagian dari program nonfisik TMMD hasil kolaborasi TNI dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
Ketua Tim WASEV TMMD, Kolonel ARH Fachrudin Usuluddin, mengatakan kegiatan TMMD tahun ini menjadi bagian dari penilaian tingkat nasional di seluruh kesatuan TNI sehingga dilakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan.
“Dalam momentum ini saya langsung meninjau kegiatan pelayanan KB dan penyuluhan KIE kesehatan reproduksi di Desa Sungai Hijau serta melihat pembangunan sumur di Desa Sungai Berambai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang KB DP3AP2KB Kobar, I Ketut Djabal Wajunirahman, menjelaskan pelayanan KB gratis di Desa Sungai Hijau meliputi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yaitu implan dan IUD.
“Untuk pelayanan KB di Desa Sungai Hijau tercatat sebanyak 19 akseptor implan dan 1 akseptor IUD. Sedangkan saat pembukaan TMMD sebelumnya terdapat 13 akseptor implan,” jelasnya.
Selain pelayanan kontrasepsi, kegiatan juga diisi penyuluhan KIE kesehatan reproduksi yang menyasar pasangan usia subur, calon pengantin, dan remaja. Materi yang diberikan meliputi pentingnya perencanaan keluarga, pencegahan pernikahan dini, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga upaya mencegah kelahiran stunting.
Menurut Ketut, edukasi kesehatan reproduksi menjadi langkah penting untuk meningkatkan usia perkawinan ideal, yakni minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi agar ke depan tidak terjadi pernikahan dini, KDRT, kelahiran stunting, maupun kehamilan di luar nikah,” tambahnya.
DP3AP2KB Kobar mendukung penuh program pelayanan KB dalam TMMD ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepesertaan ber-KB serta mempercepat penurunan angka stunting di wilayah pedesaan. Layanan diberikan secara gratis dan menyasar masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. (tim)


