PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, resmi membuka Kobar Job Fair dan Rekrutmen 2026 di kawasan Pangkalan Bun Park, Sabtu (2/5). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Mei 2026, itu melibatkan 41 perusahaan dan dua lembaga pendidikan dengan menyediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja dalam sekitar 50 jenis jabatan.
Dalam sambutannya, Nurhidayah mengatakan Kobar Job Fair 2026 merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja, salah satunya melalui program pelatihan kerja ke Jepang bagi generasi muda. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing dan nilai tawar tenaga kerja kita,” ujarnya.
Selain membuka akses lapangan kerja, Pemkab Kobar juga terus mengoptimalkan fungsi penempatan tenaga kerja melalui berbagai program, baik di dalam maupun luar negeri. Pemerintah juga berfokus pada penyediaan informasi pasar kerja, bursa kerja, penyuluhan, hingga pengembangan tenaga kerja mandiri guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kobar, Yudhi Hudaya, mengimbau para pencari kerja agar menyiapkan dokumen penting, seperti Kartu AK1, ijazah terakhir, KTP elektronik, dan kartu keluarga. Menurutnya, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di lokasi maupun melalui QR Code yang tersedia di setiap stan perusahaan.
“Kami berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” jelasnya.
Meski pelaksanaan kegiatan telah berakhir, proses rekrutmen oleh masing-masing perusahaan masih terus berjalan. Panitia juga mewajibkan seluruh perusahaan peserta melaporkan hasil penempatan tenaga kerja, baik secara offline maupun online, paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan kegiatan.
Melalui Kobar Job Fair dan Rekrutmen 2026, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berharap serapan tenaga kerja semakin meningkat sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka pengangguran di daerah. (tim)


