PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Produk unggulan UMKM Kabupaten Kapuas laris diburu pengunjung saat tampil di Kalteng Expo dalam rangka peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Beragam olahan pangan khas hingga kerajinan tangan daerah menjadi daya tarik utama di stan Kapuas.
Dalam ajang bergengsi ini, stan Kabupaten Kapuas diserbu pengunjung yang memburu ragam produk olahan unik dan kerajinan tangan khas daerah.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) UKM Kapuas, Anita Sumarni menyampaikan, beberapa produk unggulan yang dibawa dari Kapuas langsung habis diburu oleh para pengunjung pameran.
“Sebenarnya produk yang dibawa hampir sama dengan ekspo sebelumnya. Kemarin kami ada bawa buah sirsak madu yang ukurannya besar, tapi sudah habis terjual. Begitu juga dengan tape ketan Anserdam, barangnya sudah ludes,” ungkap Anita saat diwawancarai di stan pameran Expo, Kamis (21/5/2026).
Dia bahwa pihaknya membawa banyak produk unggulan hasil binaan pemerintah daerah.
Fokus utama kali ini adalah memperkenalkan potensi olahan pangan dan kriya dari Kecamatan Selat.
“Kalau untuk komoditas unggulannya kami membawa beras lokal. Kemudian untuk camilan atau snack, ada olahan makanan berbahan dasar kelakai, pare, hingga daun bayam. Kami juga membawa telur asin dan mandai,” tuturnya.
Selain produk kuliner, Kapuas juga memamerkan produk kerajinan kriya berupa tas.
Tas-tas tersebut merupakan hasil karya pengrajin lokal, yang mengombinasikan seni anyaman dengan material kulit.
Anita menjelaskan bahwa Disperindagkop UKM Kapuas memiliki strategi khusus dalam mempromosikan produk-produk UMKM lokal.
Pihaknya menerapkan sistem bergilir bagi para pelaku usaha untuk mengikuti pameran.
Hal ini bertujuan agar seluruh UMKM binaan mendapatkan kesempatan dan panggung yang sama untuk unjuk gigi.
“Kami bergiliran biasanya membawa UMKM. Jadi kalau misalnya di Kalteng Expo ini UMKM A yang dibawa, nanti di pameran berikutnya UMKM yang lain lagi. Jadi promosi barangnya bergantian,” jelas Anita.
Pemkab Kapuas berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku usaha ini.
“Awalnya memang kami bina dari awal, setelah itu mereka kami dorong untuk bisa mengembangkan usahanya sendiri secara mandiri,” pungkasnya. (her)


