MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO– Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. Secara langsung memimpin rapat konsolidasi teknis guna mempercepat finalisasi desain tiga jembatan strategis di wilayahnya.
Pertemuan yang digelar pada Kamis (22/01) itu difokuskan pada penyelesaian desain Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei.
Rapat tersebut dinilai sebagai langkah krusial untuk memastikan tidak ada hambatan teknis sebelum tahap konstruksi fisik dimulai pada tahun ini. Bupati Shalahuddin menekankan bahwa pembahasan desain yang matang adalah kunci keberhasilan percepatan pembangunan infrastruktur penghubung ini.
Dalam arahan tegasnya, Bupati Shalahuddin mendesak semua pihak untuk mengutamakan manajemen waktu dan eksekusi yang tepat.
“Jangan ditunda-tunda! Waktu terus berjalan. Kita harus tahu apa yang perlu dilakukan dan strategi apa yang harus dimainkan. Jangan ada lagi kata tunda, karena jika kita lambat di tahap desain, seluruh pembangunan akan terlambat,” tegasnya.
Ketiga jembatan yang menjadi prioritas tersebut diharapkan memberikan dampak signifikan bagi konektivitas dan perekonomian daerah. Jembatan Sikan-Tumpung Laung dan Jembatan Lemo akan berfungsi sebagai jalur alternatif strategis, sementara Jembatan Lahei ditujukan untuk memperkuat jaringan transportasi di kawasan utara kabupaten.
Selain menekankan kecepatan, Bupati juga meminta agar aspek teknis dan perencanaan benar-benar disiapkan secara komprehensif. Hal ini bertujuan meminimalisir gangguan saat proses konstruksi berlangsung, sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal.
Dengan komitmen percepatan pada tahap desain ini. Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis pembangunan ketiga jembatan dapat segera memasuki fase konstruksi fisik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (ren/kpg)
MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO– Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. Secara langsung memimpin rapat konsolidasi teknis guna mempercepat finalisasi desain tiga jembatan strategis di wilayahnya.
Pertemuan yang digelar pada Kamis (22/01) itu difokuskan pada penyelesaian desain Jembatan Sikan-Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei.
Rapat tersebut dinilai sebagai langkah krusial untuk memastikan tidak ada hambatan teknis sebelum tahap konstruksi fisik dimulai pada tahun ini. Bupati Shalahuddin menekankan bahwa pembahasan desain yang matang adalah kunci keberhasilan percepatan pembangunan infrastruktur penghubung ini.
Dalam arahan tegasnya, Bupati Shalahuddin mendesak semua pihak untuk mengutamakan manajemen waktu dan eksekusi yang tepat.
“Jangan ditunda-tunda! Waktu terus berjalan. Kita harus tahu apa yang perlu dilakukan dan strategi apa yang harus dimainkan. Jangan ada lagi kata tunda, karena jika kita lambat di tahap desain, seluruh pembangunan akan terlambat,” tegasnya.
Ketiga jembatan yang menjadi prioritas tersebut diharapkan memberikan dampak signifikan bagi konektivitas dan perekonomian daerah. Jembatan Sikan-Tumpung Laung dan Jembatan Lemo akan berfungsi sebagai jalur alternatif strategis, sementara Jembatan Lahei ditujukan untuk memperkuat jaringan transportasi di kawasan utara kabupaten.
Selain menekankan kecepatan, Bupati juga meminta agar aspek teknis dan perencanaan benar-benar disiapkan secara komprehensif. Hal ini bertujuan meminimalisir gangguan saat proses konstruksi berlangsung, sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal.
Dengan komitmen percepatan pada tahap desain ini. Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis pembangunan ketiga jembatan dapat segera memasuki fase konstruksi fisik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (ren/kpg)