27.8 C
Jakarta
Tuesday, April 16, 2024

Basarnas Kalteng Kunjungi BPDB Barsel

Samakan Persepsi Penanganan Bencana

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Dalam upaya menyamakan persepsi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penanganan kebencanaan, Senin (6/6/2022), Ketua Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Kalimantan Tengah Muhamad Hariyadi mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

“Di pertemuan itu juga membahas sinergi Basarnas dan BPBD seperti meningkatkan keterampilan dan keahlian personel dalam penanganan bencana alam,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barsel Alip Suraya.

Alip menjelaskan, ada tiga bencana yang diutamakan, salah satunya adalah bencana penyelamatan di air yang paling diutamakan. Hal itu karena sebagian besar geografis daerah Kabupaten Barito Selatan yang berada di kawasan bantaran Sungai Barito.

Baca Juga :  Program Pembangunan Mengacu Pada Perencanaan, Terarah dan Berpihak Pad

“Apalagi, setiap tahun kita sering terjadi bencana banjir utamanya wilayah kecamatan yang berada di bantaran Sungai Barito,” ungkap Alip.

Selain itu, imbuh Alip Suraya, pihaknya juga membahas kesiapsiagaan memasuki musim kemarau yang rawan terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam penanganan bencana karhutla ini, jelas Alip, pihaknya tidak hanya mempersiapkan sarana prasarana, tapi juga personel.

Khusus terkait kesiapan personel menurut dia, hal yang tak kalah kalah pentingnya adalah kesiapan mental personel saat menghadapi bencana karhutla. “Sebab penanganan karhutla ini biasanya cukup lama memerlukan kesiapan fisik dan mental yang luar biasa, karena kita tahu biasanya untuk menuju titik api, personel kita harus masuk ke dalam hutan yang jaraknya jauh. Upaya pemadaman pun bisa berhari-hari,” pungkasnya.(nto)

Baca Juga :  Target Penerimaan PKB Barsel Tahun 2022 Naik 25,539 Persen

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Dalam upaya menyamakan persepsi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penanganan kebencanaan, Senin (6/6/2022), Ketua Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Kalimantan Tengah Muhamad Hariyadi mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

“Di pertemuan itu juga membahas sinergi Basarnas dan BPBD seperti meningkatkan keterampilan dan keahlian personel dalam penanganan bencana alam,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Barsel Alip Suraya.

Alip menjelaskan, ada tiga bencana yang diutamakan, salah satunya adalah bencana penyelamatan di air yang paling diutamakan. Hal itu karena sebagian besar geografis daerah Kabupaten Barito Selatan yang berada di kawasan bantaran Sungai Barito.

Baca Juga :  Program Pembangunan Mengacu Pada Perencanaan, Terarah dan Berpihak Pad

“Apalagi, setiap tahun kita sering terjadi bencana banjir utamanya wilayah kecamatan yang berada di bantaran Sungai Barito,” ungkap Alip.

Selain itu, imbuh Alip Suraya, pihaknya juga membahas kesiapsiagaan memasuki musim kemarau yang rawan terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam penanganan bencana karhutla ini, jelas Alip, pihaknya tidak hanya mempersiapkan sarana prasarana, tapi juga personel.

Khusus terkait kesiapan personel menurut dia, hal yang tak kalah kalah pentingnya adalah kesiapan mental personel saat menghadapi bencana karhutla. “Sebab penanganan karhutla ini biasanya cukup lama memerlukan kesiapan fisik dan mental yang luar biasa, karena kita tahu biasanya untuk menuju titik api, personel kita harus masuk ke dalam hutan yang jaraknya jauh. Upaya pemadaman pun bisa berhari-hari,” pungkasnya.(nto)

Baca Juga :  Target Penerimaan PKB Barsel Tahun 2022 Naik 25,539 Persen

Terpopuler

Artikel Terbaru