BPBD Kalteng memastikan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah dalam kondisi aman setelah hujan turun merata, meski tetap siaga menghadapi potensi kekeringan dan karhutla.
Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah diprediksi meningkat pada 2026 seiring datangnya musim kemarau panjang hingga lebih dari lima bulan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mengintensifkan pemantauan banjir di sejumlah daerah rawan, menyusul kondisi genangan yang belum sepenuhnya surut dan masih berpotensi dipicu hujan lanjutan
BPBD Kalimantan Tengah. Menyampaikan bahwa potensi banjir pada akhir tahun hingga awal 2025 diperkirakan meningkat seiring masuknya musim penghujan dan pengaruh fenomena iklim global